26 Kafilah Terbaik Mentawai Siap Bersaing dalam MTQ Tingkat Sumbar 2017

"Ke 26 kafilah tersebut, kata Syamsir akan mengikuti enam dari sebelas cabang yang diperlombakan dalam MTQ yang dipusatkan di Pantai Kata Kota Pariaman itu, yakni cabang Tilawah, Tartil, Syarhil Quran, Fahmil Quran, Tahfiz, dan Khutbah Jumat."
Salah satu kontingen kafilah dari kecamatan Siberut Tengah mengikuti defile pada MTQ ke 6 Tingkat Kabupaten Mentawai pada Desember 2016 lalu (Ist)

MENTAWAI, KLIKPOSITIF -- Meski tanpa adanya target apapun yang diberikan, namun para Qori dan Qariah Kabupaten Mentawai menyatakan siap tampil sebaik-baiknya dalam ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke 37 tingkat Sumatera Barat yang bakal digelar di Kota Pariaman 4-11 November 2017.

Ketua kontingen kafillah Kabupaten Mentawai, Syamsir Harahap mengatakan, menghadapi MTQ ke 37 tahun 2017 di Kota Pariaman, kontingen Mentawai akan menurunkan 26 orang kafilah putra-putri Mentawai terbaik yang telah melalui proses seleksi dan training centre (TC) yang cukup ketat,” Kita tidak ada berikan target apapun, tapi Insya Allah dari 26 qori dan qariah yang kita turunkan nanti akan memberikan yang terbaik untuk Mentawai,” Kata Syamsir Harahap di Tuapejat, Rabu (1/11).

Ke 26 kafilah tersebut, kata Syamsir akan mengikuti enam dari sebelas cabang yang diperlombakan dalam MTQ yang dipusatkan di Pantai Kata Kota Pariaman itu, yakni cabang Tilawah, Tartil, Syarhil Quran, Fahmil Quran, Tahfiz, dan Khutbah Jumat.

Para kafilah itu, sambung Syamsir, merupakan kafilah terbaik Kabupaten Mentawai, pihaknya telah melakukan berbagai seleksi jauh hari, mulai dari pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten.

“Berbagai seleksi sudah mereka lalui, mulai dari MTQ tingkat Kabupaten hingga dua kali TC, dan akhirnya mengerucut menjadi 26 orang,” ulasnya.

Syamsir menyatakan keikutsertaan Mentawai pada MTQ, bukan sekedar mengejar target kemenangan, tapi sebagai bentuk partisipasi silaturahmi aktif dari Kabupaten kepulauan Mentawai dalam meramaikan alek keagamaan itu.

"Taget kita bukan pada capaian kemenangan, tapi sebenarnya kita ingin mencapai strategi tentang bagaimana melakukan pembinaan MTQ, MDTA dan surau yang menjadi bibit utama dalam menopang keberhasilan pada iven-ivent keagamaan,” tambahnya.

Meski tidak ada taget apapun, namun kata Syamsir dari enam cabang lomba yang diikuti, setidaknya ada dua ... Baca halaman selanjutnya