Kementerian Agama Minta Biro Perjalanan Manfaatkan Asrama Haji

"Kita punya asrama haji yang bisa dimanfaatkan, namun itu tergantung kepada penyelenggaranya tidak ada paksaan"
ilustrasi (ist)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Kementerian Agama RI H Nizar Ali meminta biro perjalanan haji dan umrah memanfaakan asrama haji untuk penginapan jemaah calon haji yang tergabung dalam kuota haji khusus.

Permintaan itu agar penyelenggaraan haji dan umrah lebih terintegrasi dalam keberangkatan dari Indonesia dan perimaan di Arab Saudi

“Kita punya asrama haji yang bisa dimanfaatkan, namun itu tergantung kepada penyelenggaranya tidak ada paksaan,” harapnya, Senin 18 Desember 2017 di Padang.

Menurutnya, walaupun haji khusus pelayanan Very Important Person (VIP) dan biaya haji khusus dan reguler berbeda hal itu bisa menjadi ajang silatuhrami antar jemaah calon haji.

Dijelaskan Nizar, tahun 2018, indonesia menadapatkan 17.000 kuota haji khusus oleh Pemerintah Arab Saudi. Patokan biaya minimal 8.000 dolar AS dengan setoran awal 4.000 dolar AS dan dilunasi dalam tahun berjalan.

“Peminat haji khusus cukup banyak dibuktikan dari pada 2015 masa tunggu hanya dua tahun sekarang naik jadi enam tahun,” jelasnya. (Joni Abdul Kasir)