Cerita Mistik Briptu Risdianto di Daerah Pedalaman Papua

"Polisi asal Tiku Agam ini diutus ke Sudan pada 26 Januari 2018 "
Briptu Risdianto (Istimewa)
ingat dan kadang membuat saya tertawa sendiri," katanya.

Meskipun begitu, lelaki kelahiran 1992 itu tetap bersyukur bisa melakukan hal terbaik untuk tetap berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Saat ini, ia telah tergabung dalam pasukan perdamaian yang akan dikirim ke Sudan pada 26 Januari 2018 mendatang.

"Dengan berbekal operasi selama ini, bergabung dengan pasukan ini tidak terlalu sulit karena beberapa materi sudah biasa saya lakukan pada saat operasi," ujarnya.

Meskipun begitu, sebagai pasukan taktis di pasukan Satgas Garbha 2 FPU IX ia harus mengkuti pelatihan selama enam bulan sejak bulan Juli hingga Desember 2017 lalu.

"Seluruh proses tetap diikuti sebagaimana mestinya dan operasi ini merupakan operasi perdana saya ke luar Indonesia," ujarnya.

Ia bersama 140 orang personel Polri lainnya akan berangkat ke Sudan pada 26 Januari 2018 mendatang. 

"Yang penting bagi saya adalah doa dari orang tua hingga dalam setiap operasi saya bisa menyelesaikannya dan tentunya juga dukungan dari komandan serta rekan-rekan satu perjuangan," tutupnya.

[Halbert Caniago]