Awas, Jangan Dekati Lubang Besar di Ngarai Sianok Ini

"Ini bukan lubang Jepang atau lubang yang terbentuk karena gempa"
Lubang di Ngarai Sianok (KLIKPOSITIF/Haswandi)

 

 

BUKITTINGGI,KLIKPOSITIF -- Sebuah lubang besar di tebing Ngarai Sianok, tepatnya berada di sebelah kanan kaki Janjang Saribu Bukit Apik, mengundang pertanyaan. 

Pasalnya, lubang itu cukup besar dan terlihat jelas, terutama dari jalan raya Bukittinggi-Panta Matur.

Jika anda berpendapat kalau lubang tersebut terbentuk akibat gempa, atau dibangun zaman penjajah, dugaan itu bisa saja salah.

"Lubang itu, seingat saya sudah berusia sekitar 20 tahunan, sejak saya SMP," jelas Ujang (35), salah seorang warga yang tinggal tak jauh dari lokasi tersebut.

Sebut Ujang, lubang itu terbentuk akibat proses alamiah berupa aliran air yang berada di dalam tebing Sianok. 

"Di dalamnya, ada seperti mata air. Kemungkinan, saat itu airnya tersumbat, lalu membentuk semacam genangan. Karena makin lama makin besar genangannya, dinding tak sanggup menahan dan jebol, akhirnya seperti itu dan aliran airnya masih ada sampai kini," jelasnya Minggu, 21 Januari 2018.

Sebelumnya, kata Ujang, memang ada sebuah lubang besar lainnya di sisi kiri lubang yang sekarang, namun akibat gempa, lubang itu tertimbun.

Lubang besar yang tersisa tersebut, punya kedalaman sekitar 15 meter, lebar 10 meter dan tinggi 10 meter. Lokasi tebing ini sangat rawan longsor dan dianjurkan untuk tidak mendekati kawasan tersebut.

"Cukup luas, tapi jangan coba-coba ke sana. Itu bukan tempat wisata, takutnya runtuh atau terjadi hal tak dinginkan seperti kesurupan," pungkas Ujang.

Hingga saat ini, belum ada pakar atau ahli yang meneliti lubang tersebut, sehingga belum bisa dipastikan penyebab lubang itu terbentuk.

[Hatta Rizal]