KPU Pariaman Tunjuk Jaksa Pengacara Negara untuk Sengketa Pilkada

"Kerjasama ini penting, tentu kita perlu konsultasi untuk setiap produk hukum yang kita terbitkan"
Ilustrasi (Ist)

PARIAMAN, KLIKPOSITIF -- Ketua KPU Kota Pariaman, Boedi Satria mempercayai Jaksa Pengacara Negara, Kejaksaan Negeri Pariaman sebagai kuasa hukum lembaga pemerintah KPU Kota Pariaman saat terjadinya sangketa pilkada.

"Kerjasama ini penting, tentu kita perlu konsultasi untuk setiap produk hukum yang kita terbitkan," kata Boedi.

Kata dia, KPU Pariaman sangat hati-hati dan teliti sebelum mengeluarkan keputusan dan ketetapan pada setiap tahapan. Dengan kerjasama dengan JPN, dapat memberikan masukan dan pertimbangan hukum kepada pihaknya.

“Undang-Undang memberikan hak untuk itu. Namun demikian perlu kehati-hatian dan konsultasi hukum pada setiap produk hukum yang akan kami keluarkan,” pungkasnya.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pariaman Efrianto, menyatakan jika pihaknya bersama kantor pengacara negara telah mempersiapkan dan menunjuk tim untuk memberikan bantuan dan pendampingan kepada KPU Kota Pariaman menghadapi kemungkinan sangketa hukum pada pemilihan walikota dan wakil walikota Pariaman 2018.

"Potensi sangketa pilkada bisa saja terjadi pada setiap tahapannya. Namun, pada penetapan pasangan calon, penetapan calon terpilih merupakan dua tahapan paling rawan terjadi sangketa. Kita telah membentuk tim pengacara negara untuk mendampingi KPU Kota Pariaman. Kami juga mendampingi dan memberikan konsultasi hukum bagi KPU,” ujarnya usai penandatanganan kerjasama KPU Kota Pariaman dengan Kejari Pariaman, Selasa 9 Januari 2018.

Usai penandatanganan, pihaknya dengan KPU Kota Pariaman akan menjalin komunikasi intensif membahas aspek bidang hukum perdata dan tata usaha terkait ketetapan dan keputusan yang diterbitkan oleh KPU Kota Pariaman.

Pihaknya menyambut positif kepercayaan KPU terhadap Jaksa Pengacara Negara (JPN) untuk mendampingi KPU Kota Pariaman dalam momentum pilkada tahun ini. Meskipun tanpa anggaran, pihaknya memastikan jika upaya ... Baca halaman selanjutnya