Tampil di Padang, Iwan Fals Bersenang-senang dengan Lagu Minang

"Sesekali penonton tertawa karena bahasa Minang Iwan yang sedikit meleset."
Iwan Fals membawak sejumlah lagu Minang saat tampil di Padang (KLIKPOSITIF/Ramadhani)

Tampak ombak
Kejar mengejar menuju karang
Menampar tubuh pencari ikan

KLIKPOSITIF-Lirik lagu Tak Biru Lagi Lautku tersebut dilantunkan ratusan orang yang menyaksikan penampilan Iwan Fals di Padang, Rabu malam 24 Januari 2018. Seperti lazimnya konser Iwan Fals, semua orang dari berbagai kalangan berkumpul bersama, perbedaan usia, pekerjaan atau bahkan jabatan lebur dalam alunan musik.

"Saya lihat pantai Padang Indah dan masih bersih. Kita jaga bersama agar tetap begitu ya," ujar Iwan saat jeda menyanyi.

Iwan tampil hampir tiga jam tanpa jeda. Usia yang tidak lagi muda tidak membuatnya loyo. Di atas panggung suara dan teriakannya masih segarang dulu, menandakan energi dan stamina yang terjaga. Dalam pertunjukan itu Iwan bersama bandnya membawakan sejumlah lagu lama. Namun lagu-lagu yang menjadi hits pada zamannya.

Tak Biru Lagi Lautku menjadi lagu pembuka. Kemudian penonton dibakar semangatnya lewat lagu Pesawat Tempurku. Beberapa orang bapak-bapak lantas memeluk istrinya dan menyanyi dengan lantang. Wakil Rakyat, Tikus Kantor, Sumbang, dan beberapa lagu era tahun 80-an dinyanyikan. Iwan bernyayi, penonton ikut bernyanyi lebih keras.

Antusisme penonton Padang membuat Iwan kagum. Di sela-sela pertunjukan dia memuji penonton yang sering berteriak meminta dimainkan lagu tertentu. "Wahh, gawat ini, padahal lagu-lagu lama. Semua pada hafal ya," kata Iwan dari atas panggung.

Namun puncak penampilan Iwan Fals malam itu dimulai ketika dia membawakan lagu Proklamator. Iwan memang sangat memuja Bung Hatta, sosok yang diceritakannya dalam lagu itu. Bung Hatta, kata Iwan, orang yang paling sederhana dan bersahaja.

Selesai Proklamator, Iwan lantas menyanyikan lagu Ayam Den Lapeh versinya sendiri. Penonton yang tadinya mulai lelah, kembali bergelora dan ikut menyanyi dengan riang. Sesekali penonton tertawa ... Baca halaman selanjutnya