Asosiasi Benarkan Atlet Judo Terlibat Narkoba Pernah Berprestasi di PON

"Ia pernah ikut PON 2012 di Pekan Baru Riau dan PON 2016 di Jawa Barat dengan prestasi menjadi peringkat ke tujuh"
Kepolisian Polda Sumbar memperlihatkan barang bukti narkoba (KLIKPOSITIF/Halbert Chaniago)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Sumatera Barat mengkonfirmasi soal prestasi yang diraih oleh salah satu atlet Judo Sumbar berinisial EF, yang ditangkap Polda Sumbar akibat dugaan penyalahgunaan narkoba.

Sekretaris Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Sumatera Barat, Aprinal Lubis mengatakan, sosok EF merupakan atlet yang berprestasi cukup baik di tingkat daerah dan nasional.

Bahkan katanya, sejak pertama kali Sumatera Barat menggelar pertandingan Judo dalam Pekan Olahraga Provinsi tahun 2010 lalu, EF sudah mendulang medali emas.

Baca Juga: KONI Belum Tahu Soal Kasus Narkoba yang Menjerat Atlet Judo Sumbar

Prestasi selanjutnya kemudian dilanjutkan EF pada ajang Pekan Olahraga Nasional pada tahun 2012 lalu di Kota Pekanbaru, Riau.

"Ia pernah ikut PON 2012 di Pekan Baru Riau dan PON 2016 di Jawa Barat dengan prestasi menjadi peringkat ke tujuh," katanya pada KLIKPOSITIF.

Baca Juga: Atlet Judo Sumbar Ditangkap Bawa Sabu di Padang

Namun begitu, Aprinal menyebutkan bahwa asosiasi yang ia pimpin tetap akan memberikan sanksi pada EF karena keterlibatan dirinya dalam praktek penyalagunaan obat-obatan terlarang.

"Sekarang umurnya sudah 27 tahun dan sudah tidak mungkin lagi untuk menjadi atlet. Apalagi dia akan dihukum nantinya, tentu umurnya sudah lewat dan dia dipastikan tidak akan bisa lagi ikut event tingkat nasional," ucap Aprinal.

Selain itu, ia juga berjanji akan menghapus nama EF dari deretan atlet yang berada di bawah naungan PJSI Sumbar.

"Perlakuan sama akan tetap diberikan, tidak ada yang diistimewakan jika sudah menyangkut narkoba," tegas ... Baca halaman selanjutnya