Penduduk Agam Berkurang, Kursi Dapil Pemilu 2019 Bisa Bergeser

"Pada 2014 lalu, dapil 1 memperebutkan 10 kursi dan pileg 2019 ada kemungkinan berkurang menjadi 9 kursi. "
Rapat Koordinasi Uji Publik Rancangan Usulan Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi Anggota DPRD Agam Pemilu 2019 (AMC)

AGAM, KLIKPOSITIF -- KPU Agam mengatakan, ada kemungkinan kursi daerah pemilihan (dapil) akan bergeser di Pemilu 2019 karena berkurangnya jumlah penduduk Kabupaten Agam.

Komisioner KPU Agam, Eri Efendi mengatakan, jika sistem pemilu sama seperti 2014 lalu, satu kursi di dapil 1 (Kecamatan Lubuk Basung, Tanjung Mutiara) akan bergeser ke dapil 3 (Palupuah, Tilatang Kamang dan Kamang Magek).

Pada 2014 lalu, dapil 1 memperebutkan 10 kursi dan pileg 2019 ada kemungkinan berkurang menjadi 9 kursi. Satu kursi bergeser ke dapil 3, yang sebelum hanya 6 kursi menjadi 7 kursu.

"Kursi di DPRD Agam tidak berubah, masih 45 kursi," katanya dalam Rapat Koordinasi Uji Publik Rancangan Usulan Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi Anggota DPRD Agam Pemilu 2019, Selasa 13 Februari 2017 di Hotel Syakura Syariaah, Lubuk Basung.

Sebelumnya, KPU Agam menyatakan, jumlah penduduk Kabupaten Agam tahun 2017 berkurang dibanding tahun 2012. Jika pada 2012 jumlah penduduk Agam sebanyak 541.173 jiwa, tahun ini turun menjadi 524.906 jiwa.

"Ada penurunan sebanyak 16.267 jiwa atau sekitar 3 persen," kata Ketua KPU Agam, Alhadi

Alhadi menjelaskan, jumlah tersebut berdasarkan data dari Kemendagri yang diturunkan ke KPU RI. "Ini sesuai dengan Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Penyelenggaraan Pemilihan Umum," ujarnya.

Dari 16 kecamatan yang ada di Agam, 14 kecamatan jumlah penduduk berkurang. Berkurangnya jumlah penduduk terbanyak ada di Kecamatan Tanjung Mutiara (1.971), Kecamatan Tanjung Raya (1.761), Banuhampu (1.652) dan Ampek Nagari (1.190).