Ini Kronologis Perampokan di Sawahlunto

"Beruntung, dua perampok tersebut berhasil diciduk petugas tidak berapa lama setelah kejadian"
Salah seorang perampok di Sawahlunto yang mengalami patah kaki setelah terjatuh dari motor saat dikejar polisi. (KLIKPOSITIF/Muhammad Haikal)

SAWAHLUNTO, KLIKPOSITIF -- Korban perampokan di Sawahlunto, Hafiz mengaku uangnya sebesar Rp40 juta raib dari dalam jok sepeda motornya di Desa Sapan, Kecamatan Barangin, Kota Sawahlunto. Beruntung, dua perampok tersebut berhasil diciduk petugas tidak berapa lama setelah kejadian.

"Saya baru saja mengambil uang sebesar Rp40 juta dari BRI Pasar Remaja Sawahlunto untuk membayar hutang orang tua ke BTPN Solok," katanya saat ditemui di RSUD Sawahlunto, Senin 10 April 2018.

Baca: Rampok Nasabah Bank di Sawahlunto, Dua Pelaku Ditangkap

Selesai mengambil uang dari BRI korban segera pulang dan meletakkan uang tersebut di dalam jok sepeda motor, kemudian di parkir di depan rumah. "Sampai di rumah saya memarkirkan motor untuk bersiap pergi ke BTPN Solok, pada saat itu perampok mencongkel jok motor saya," ujarnya.

Sewaktu kejadian tersebut, orangtua korban berteriak karena melihat uang tersebut diambil dari dalam jok. "Saat perampok itu mengambil uang dari dalam jok, ibu saya melihat dan berteriak maling. Untung saya tidak panik dan segera melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Barangin," jelasnya.

Mendapat laporan dari korban, personel Polsek Barangin segera melakukan pengejaran. Tidak lama berselang pelaku berhasil ditangkap sekitar lima Kilometer dari lokasi kejadian. Dari informasi yang dihimpun KLIKPOSITIF, uang yang dirampok korban sempat berserakan di jalan karena dibuang oleh pelaku.

Korban saat ini berharap bisa segera mendapatkan uang yang sudah diamankan polisi tersebut kembali padanya. "Saya berharap uang tersebut bisa diambil sekarang karena akan membayar hutang," harapnya.

[Muhammad Haikal]