Jaga Kelestarian Seni Tradisional, Desa di Sawahlunto Ini Diberi Bantuan Alat Musik

"Kehadirannya diharapkan bisa membimbing masyarakat Kolok Nan Tuo dalam mempelajari seni tradisional"
Bantuan alat musik untuk Desa Kolok, Sawahlunto. (istimewa)

SAWAHLUNTO, KLIKPOSITIF -- Guna menjaga kelestarian seni tradisional Minangkabau, anak-anak di Desa Kolok Nan Tuo, Kecamatan Barangin mendapatkan 10 unit tambur dan tansa dari Maninjau. Tidak itu saja, sebanyak 84 unit talempong, 10 unit canang, satu unit keyboard dan satu unit bass juga didatangkan untuk mengolah potensi mereka.

Supaya alat-alat musik tersebut tepat sasaran penggunaannya, Desa Kolok Nan Tuo pun menggandeng penyanyi dan pencipta lagu asli Maninjau, Imran Boer sebagai pelatih kesenian. Kehadirannya diharapkan bisa membimbing masyarakat Kolok Nan Tuo dalam mempelajari seni tradisional.

Kepala Desa Kolok Nan Tuo, Adek Rosy mengungkapkan alat musik ini sengaja didatangkan untuk potensi berkesenian di Kolok Nan Tuo yang saat ini masih terbilang redup. Alat musik ini nantinya akan dipertunjukkan untuk pertama kali pada perayaan satu Muharram dengan pemusiknya dari pelajar dan pemuda Kolok Nan Tuo.

"Untuk mendatangkan Tambua atau gendang ini kami sengaja bekerja sama dengan artis Minang asli maninjau, Imran Boer karena dia merupakan tokoh pemusik yang sudah dikenal di Sumbar. Dengan ilmu dan ide-idenya saya harap dia menjadi guru yang hebat untuk masyarakat," katanya di Kantor Desa Kolok Nan Tuo, Senin (15/4).

Sementara, melalui telepon selulernya, Imran Boer mengatakan, bangga akan datangnya tambur buatan asli Maninjau itu ke Kota Arang dengan harapan ke depannya kesenian di Sumatera Barat ini dapat dikenal daerah luar. "Saya akan membimbing anak-anak Desa Kolok bermain musik," tutupnya.

[Muhammad Haikal]