BPBD Sumbar Targetkan Setengah Juta Masyarakat Evakuasi Mandiri

"ada 26 April 2018 pukul 10.00 WIB terjadi gempa besar berpotensi tsunami. Sirine peringatan dini tsunami berbunyi selama 3 menit"
Ilustrasi (KLIKPOSITIF)

PADANG, KLIKPOSITIF - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat (Sumbar) menargetkan 500 ribu orang mengikuti rangkaian kegiatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) 2018. Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Sumbar, Rumainur mengatakan, saat ini masyarakat yang telah terdata untuk turut serta dalam kegiatan HKBN 2018 mencapai 300 ribu orang.

Rumainur mengungkapkan, pendataan bagi yang ikut serta tidak dilakukan perorangan. Metodenya, BPBD Sumbar menyampaikan pada seluruh BPBD kabupaten/kota serta instansi pemerintahan maupun swasta untuk turut melaksanakan HKBN 2018. Hasilnya, mereka mengirim surat balasan pada BPBD Sumbar, terkait keikutsertaannya, sekaligus bentuk kegiatan, dan jumlah orang yang mengikuti.

“Misalnya, Dinas Energi Sumber Daya Mineral akan ikut melaksanakan kegiatan evakuasi mandiri. Jumlah pegawai disana mencapai ratusan. Belum lagi sekolah-sekolah di Sumbar. Itu yang kita hitung. Kalau saat ini, sudah 300 ribu yang akan ikut HKBN. BPBD Kota Padang laporannya, 104 ribu orang, Pariaman 10 ribu, Padang Pariaman 9 ribu, Agam 6 ribu, Limapuluh Kota 10 ribu. Jumlah peserta pasti bertambah, masih banyak kabupaten/kota yang belum melaporkan,” bebernya, Senin (16/4/2018).

Rumainur menjelaskan, dibanding tahun 2017, jumlah peserta HKBN 2018 dipastikan meningkat drastis. Sebab kesadaran masyarakat Sumbar untuk selalu siaga menghadapi bencana memang tumbuh dengan baik.

“2017 lalu, target peserta HKBN 200 ribu, tercapai 80 persen,” ungkapnya.

Rumainur menambahkan, kegiatan HKBN 2018 tujuan utamanya membangun kesiapsiagaan bencana masyarakat. Selain itu juga untuk mengedukasi masyarakat supaya cerdas menghadapi bencana, sehingga jumlah korban bisa berkurang.

“Kegiatannya di kabupaten/kota bisa beragam, ada perlombaan kelompok siaga bencana, sosialisasi kebencanaan, pengenalan lokasi evakuasi pada masyarakat. Puncaknya pada 26 April ... Baca halaman selanjutnya