Libatkan 6.000 Personel, Kapolda: Sumbar Aman, Tak Ada Sniper Untuk Keamanan Mudik

" jajaran Polda Sumbar menempatkan sebanyak 6000 personil dibantu TNI di 69 titik pos pengamanan. 69 pospam tersebut menyebar dibeberapa titik di Sumbar."

PADANG, KLIKPOSITIF -- Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Fakhrizal mengatakan, tidak menempatkan penembak jitu (Snaiper) untuk pengamanan mudik lebaran tahun ini. Pasalnya menurut Fakhrizal, Sumbar aman dari gangguan saat mudik lebaran.

"Tak ada sniper, daerah kita aman," ujarnya saat peninjauan pos pengamanan mudik lebaran di Bandar Indonesia Minangkabau, Rabu, 13 Juni 2018.

Disebutkannya, jajaran Polda Sumbar menempatkan sebanyak 6000 personil dibantu TNI di 69 titik pos pengamanan. 69 pospam tersebut menyebar dibeberapa titik di Sumbar.

"Pos pelayanan ada 31 unit. Antisipasi macet dan pengamanan jadi prioritas kami. Hingga hari ini belum ada gangguan pengaman," ujarnya.

Kemudian antisipasi macet ke arah Bukittinggi, Pesisisr Selatan dan Dharmasraya bisa diatasi. "Macet tidak ada walaupun ada tersendat sedikit - dikit namun bisa diurai dengan cepat," katanya.

Sementara Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan, hingga H-2 jalur mudik di Sumbar lancar. Sampai ke Bukittinggi perjalanan cukup lancar. Kemudian tidak ada laporan jambret dari pemudik maupun petugas dilapangan.

"Ramai lancar kemacetan dapat diurai," katanya.

Untuk jumlah pemudik, dari data Angkasa Pura , dari H-8 hingga H-2 terdapat sebanyak 89 ribu orang meningkatkan 10 ribu dari tahun lalu. Lebih banyak yang datang daripada yang pergi.

"Ada kenaikan dari tahun sebelumnya," tukasnya. (Joni Abdul Kasir)