Terkait Kasus Pungli, Kadis Budpar Padang Diperiksa Polisi

"Medi Iswandi dimintai keterangan di ruang Tipikor Mapolresta Padang"
Dua petugas tiket palsu di jalan masuk Pantai Air Manis Padang saat diamankan polisi. Terkait kasus ini, Polresta Padang memeriksa Kadis Budpar sebagai saksi. (istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Pasca penangkapan pelaku pemalsuan tiket masuk objek wisata padang, Kepala Dinas (Kadis) Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar) Kota Padang, Medi Iswandi dipanggil oleh pihak kepolisian pada Senin 18 Juni 2018.

Dalam pemeriksaan tersebut, Medi Iswandi dimintai keterangan di ruang Tipikor Mapolresta Padang. Sekitar 15 menit, Kepala Dinas berbadan tambun itu memberikan keterangan kepada penyidik.

Saat dikonfirmasi, ia mengatakan bahwa kedatangannya hanya sebagai saksi dalam kasus dugaan pungli tersebut. "Saya ke sini (Polresta Padang) sebagai saksi. Saksi dugaan pungli tersebut," ujarnya.

Disebutnya, pemeriksaan tersebut terkait tiga orang yang diamankan dari pintu masuk yang dikelola masyarakat setempat di Pantai Air Manis pada Minggu 17 Juni 2018 kemarin.

"Ada tiga orang yang diamankan di Pantai Air Manis. Kita dari Pemda mengapresiasi tindakan yang dilakukan aparat Polisi, ini sangat penting untuk citra kepariwisataan Kota Padang," lanjutnya.

Sementara itu, Kapolresta Padang, AKBP Yulmar Try Himawan mengatakan, hingga saat ini kasus dugaan pungli tersebut masih dalam proses. Apabila terbukti, pihaknya akan menindaklanjuti ke ranah hukum. "Masih dalam proses, tapi kalau nanti terbukti akan kami tahan," ujarnya singkat.

[Halbert Caniago]