Mayat yang Ditemukan di Pasaman Ternyata Korban Pembunuhan

"Pelaku adalah seorang pedagang daging di Pasar Inpres Tapus"
Pelaku dan barang bukti yang diamankan polisi (Istimewa)

PASAMAN, KLIKPOSITIF -- Polres Pasaman akhirnya berhasil menangkap tersangka NP (51) pedagang daging Pasar Inpres Tapus di rumah keluarganya di Tingkarang Kecamatan Rao Kabupaten Pasaman, Selasa 19 Juni 2018 pukul 17.00 WIB.

"Tersangka merupakan terduga pelaku penganiayaan yang mengakibatkan Bayo Harahap (41) meninggal dunia, yang ditemukan warga di sawah tadi pagi," kata Kasat Reskrim Polres Pasaman, Iptu Zulhendri pada KLIKPOSITIF, Selasa malam.

Menurut Zulhendri, mayat korban di bawa ke rumah sakit di Padang untuk di otopsi. Saat ini tersangka sudah ditahan di Mapolsek Panti untuk diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

"Kita menduga korban meninggal dunia karena kehabisan darah akibat mengalami luka bacok," ujarnya.

Dijelaskan Kasat Reskrim, korban merupakan preman pasar yang meresahkan para pedagang. Pada Selasa 14 Juni 2018 sekitar pukul 10.00 WIB terlibat perkelahian dengan pedagang daging Pasar Inpres Tapus.

Saat berkelahi, korban dikejar oleh tersangka dengan menggunakan parang dan membacoknya pada bagian punggung dan tangan dari belakang.

Korban terus berusaha melarikan diri ke tengah sawah warga yang jaraknya sekitar dua kilometer dari belakang pasar Inpres Tapus. Pelaku bersama pedagang lainnya mengira korban lari ke Puskesmas untuk berobat.

"Ternyata korban sudah terkapar di sawah dan akhirnya meninggal dunia," sebut Zulhendri.

Pihak keluarga korban sebelumnya juga telah berupaya mencari korban. Dari keterangan para pedagang pasar, diketahui jika korban baru terlibat perkelahian dan melarikan diri, dan kemungkinan korban berobat ke puskesmas.

Lalu pihak keluarga mencari korban ke Puskesmas Tapus, namun tidak menemukan korban. Tidak ada prasangka buruk dan saat itu keluarga korban berpikiran nantinya korban juga akan pulang ke rumah.

"Ternyata korban ditemukan oleh warga di sawah belakang Pasar Inpres Tapus dalam kondisi telah ... Baca halaman selanjutnya