BNNP Sumbar Sasar Lurah Sosialisasi Rehabilitasi Pecandu

"Dalam pasal 54 itu disebut, jika pecandu narkotika dan korban penyalahguna narkotika wajib menjalani rehabilitasi medis dan sosial"
Kasi Pascarehabilitas, Bidang Rehabilitasi, BNNP Sumbar, Josra Maidi, memberikan paparan sosialisasi pentingnya rehabilitasi pecandu pada Camat dan Lurah se-Kota Padang (Ist)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumbar terus mensosialisasikan pentingnya rehabilitasi pada pecandu narkoba. Teranyar, BNNP Sumbar menyasar para Camat dan Lurah se-Kota Padang.

Kasi Pascarehabilitas, Bidang Rehabilitasi, BNNP Sumbar, Josra Maidi mengatakan, rehabilitasi pecandu tertuang dalam Undang-undang nomor 35 tahun 2019, pasal 54 dan 55.

"Dalam pasal 54 itu disebut, jika pecandu narkotika dan korban penyalahguna narkotika wajib menjalani rehabilitasi medis dan sosial," ungkap Josra dalam paparannya, di Padang, Kamis 13 September 2018.

Selanjutnya diterangkan pada pasal 55, disebut, orang tua atau wali pecandu narkotika wajib melaporkan pada pusat rehabilitasi and ditunjuk pemerintah. Sedangkan yang cukup umur wajib melaporkan diri maupun diantarkan oleh keluarga.

"Tujuannya untuk mendapatkan pengobatan dan perawatan melalui rehabilitasi medis dan sosial," jelasnya.

Menyasar Lurah, katanya karena Lurah memang sangat bersentuhan langsung dengan masyarakat yang mana di situ ada pihak RT/RW hingga keluarga.

"Ini sangat penting. Tujuannya agar para pecandu yang notabene sebagai korban, dapat kembali ke masyarakat. Dapat memiliki motivasi kembali untuk hidup dan beraktivitas dan berkreativitas," ungkapnya.

Dia menambahkan, jika dukungan keluarga, teman dan masyarakat sangat penuh, maka peluang untuk kembali normal sangat besar. "Peluang sembuh itu ada 30 persen. Makanya dukungan sangat dibutuhkan. Kalau tidak, misalkan ," sebutnya

[Cecep Jambak]