Hak Kurang Terpenuhi, Puluhan Tenaga TU SD di Payakumbuh Datangi DPRD

"para tenaga TU yang masih honorer tersebut mempertanyakan statusnya mereka dalam struktur sekolah"
Puluhan tenaga TU SD saat berdialog dengan DPRD, Kamis 11 Oktober 2018. (KLIKPOSITIF/Taufik Hidayat Kampai)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF -- Merasa hak-haknya kurang terpenuhi, puluhan tenaga Tata Usaha (TU) Sekolah Dasar (SD) Kota Payakumbuh yang tergabung dalam Fortas SD Kota Payakumbuh mendatangi kantor DPRD Payakumbuh di Koto Nan IV, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kamis 11 Oktober 2018.

Saat mendatangi kantor perwakilan rakyat tersebut, puluhan tenaga TU itu diterima di ruang sidang DPRD di lantai II. Dalam kesempatan itu, para tenaga TU yang masih honorer tersebut mempertanyakan statusnya mereka dalam struktur sekolah.

"Kami minta dibuatkan SK oleh Wali Kota, tunjangan kami tolong dinaikkan karena sampai saat ini, kami TU yang bertugas di SD hanya menerima honor sebesar Rp250 ribu setiap bulannya," kata Ade Charmila perwakilan TU SD tersebut, Kamis 11 Oktober 2018.

Diterangkannya, sebagai TU honorer di SD mereka harus bekerja bahkan sampai larut malam. Sayangnya, apa yang sudah mereka lakukan belum mendapat penghargaan yang cukup layak dari Pemerintahan Kota (Pemko) Payakumbuh. "Semenjak 2005 tidak pernah ada lagi formasi CPNS untuk TU SD," lanjutnya.

Merasa kondisi mereka terabaikan, Fortas mengadukan nasib ke DPRD yang merupakan wakil mereka. "Kami mohon kepada bapak-bapak untuk bisa memperjuangkan aspirasi kami ini. Sebab kami merasa keberadaan kami ada dan tidak, namun beban kerja kami sangat berat," ujarnya.

Kedatangan puluhan tenaga TU SD tersebut diterima Sekretaris Komisi C DPRD Kota Payakumbuh, Basri Latief. Dia berjanji akan meneruskan aspirasi mereka dan membawanya ke sidang DPRD. "Kami akan meminta jajaran Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh untuk menjelaskan terkait persoalan yang babak dan ibu sampaikan hari ini," jelasnya.

Setelah mendapatkan penjelasan dari salah seorang wakilnya tersebut, warga kemudian pulang dan mengaku akan menagih janji yang sudah disampaikan tersebut.

[Taufik Hidayat Kampai]