Korban Banjir Pasaman Harapkan Bantuan, Kadis Sosial: Ini Hanya Banjir Sedikit dan Sebentar

"Mana datanya, warga yang terdampak banjir tersebut. Saya belum terima suratnya,"
Bupati Pasaman Yusuf Lubis bersama Kepala Dinas Sosial dan BPBD Pasaman saat meninjau lokasi banjir. (Man St Pambangun/klikpositif)

PASAMAN, KLIKPOSITIF -- Ribuan warga Nagari Lubuk Layang, Kecamatan Rao Selatan, Kabupaten Pasaman yang terdampak banjir sangat membutuhkan bantuan sembako. Hingga saat ini warga terdampak banjir di 8 kejorongan yang ada di Lubuk Layang belum mendapat bantuan dari Pemkab Pasaman.

Wali Nagari Lubuk Layang Ermin mengatakan, sejak banjir Selasa 9 Oktober 2018 tengah malam, ada 590 unit rumah yang terendam dengan jumlah penghuni 2.000 jiwa. Beras dan padi serta sembako mereka hanyut terbawa banjir. Disaat warga tidur pulas, banjir tiba-tiba menghantam rumah warga sehingga bahan kebutuhan pokok warga tidak bisa terselamatkan.

"Kita sangat berharap bantuan beras dan lauk pauk atau makanan ringan untuk korban banjir. Saat ini mereka makan seadanya saja, selain itu mereka juga belum bekerja seperti biasanya," sebut Ermin.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pasaman, Efka Emi menyatakan tidak bisa memberikan bantuan karena pihkanya belum menerima data korban terdampak banjir.

"Mana datanya, warga yang terdampak banjir tersebut. Saya belum terima suratnya," kata Efka Emi ketika dikonfirmasi KLIKPOSITIF, Kamis 11 Oktober 2018 sore saat mengunjungi lokasi banjir.

Menurut Efka Emi, ketika ia turun tidak ada menemukan kondisi seperti yang disebutkan Wali Nagari Lubuk Layang. 

"Ini hanya banjir sedikit dan sebentar saja," kata Efka Emi sambil berlalu ke mobil dinasnya.

Hal yang sama juga dikatakan Kepala BPBD Pasaman, Masfet Kenedi. Menurutnya, bencana banjir tersebut hanya sebentar, paling satu sampai dua jam. 

"Banjir hanya sebentar saja. Paling hanya satu atau dua jam. Masyarakat masih bisa berusaha," sebutnya saat meninjau banjir di Nagari Lubuk Layang.

[Man St Pambangun]