Kadis Sosial Sebut Banjir Pasaman Kecil, Ketua DPRD: Tidak Sesuai Lagi dengan Fungsinya

"harusnya Dinas Sosial Pasaman profesional dalam mengumpulkan data warga yang terdampak banjir."
Ketua DPRD Pasaman, Yasri menunjuk lokasi yang dihantam bencana banjir kepada Bupati Pasaman, Yusuf Lubis di Kecamatan Rao Selatan. (Man St Pambangun/klikpositif)

PASAMAN, KLIKPOSITIF -- Ketua DPRD Pasaman, Yasri sangat menyayangkan pernyataan Kepala Dinas (Kadis) Sosial Pasaman yang menyatakan banjir di Rao Selatan hanya banjir kecil.

"Lahan pertanian dan kolam ikan warga habis dihantam banjir termasuk jembatan gantung ludes. Apakah ini masih banjir kecil dan sebentar," kata Ketua DPRD Pasaman, Yasri kepada wartawan di lokasi bencana, Kamis 11 Oktober 2018.

Menurut Yasri, harusnya Dinas Sosial Pasaman profesional dalam mengumpulkan data warga yang terdampak banjir. Dan jangan hanya mengatakan banjir ini hanya sebentar dan kecil.

Selain itu, tim Dinas Sosial Pasaman kalau memang ada turun ke lokasi bencana seharusnya koordinasi dengan Pemerintah Nagari yang terdampak banjir. Tanyakan berapa rumah warga yang terdampak banjir dan apa kebutuhan warga.

"Kalau memang begitu, berarti Dinas Sosial tidak sesuai lagi dengan fungsinya. Tanyalah sama jorong dan walinagari berapa warga yang terdampak banjir ini," tegasnya berulang kali.

Sementara itu Wali Nagari Lubuk Layang, Ermin mengatakan, sejak banjir dua hari lalu hingga siang tadi, sebelum kunjungan bupati tidak ada pihak BPBD Pasaman yang datang ke kantor wali nagari melakukan pendataan.

Data yang ia himpun dari delapan kerojongan ada sekitar 500 unit rumah warga terendam di delapan Kejorongan di Nagari Lubuk Layang Kecamatan Rao Selatan, Kabupaten Pasaman-Sumbar sejak Selasa 9 Oktober 2018 tengah malam. Dan kalau dihitung ada sekitar 2000 warga yang membutuhkan bantuan sebako.

Data sementara kerugian akibat banjir diperkirakan sekitar Rp2 miliar. Kerugian terbesar terdapat pada hanyutnya lahan pertanian baik sawah maupun perkebunan jagung. Kemudian kolam ikan warga juga banyak yang hanyut. Hingga saat ini masih ada rumah warga yang terendam banjir.

Pemerintah Nagari masih siaga terkait dengan dampak banjir ... Baca halaman selanjutnya