Balai Bahasa Dorong Penggunaan Bahasa Indonesia di Ruang Publik

"Balai Bahasa tidak alergi bahasa asing, namun menempatkan bahasa Indonesia dan bahasa daerah menjadi sesuatu hal yang penting di ruang publik"
Kepala Balai Bahasa Sumbar memberi arahan. (istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Kepala Balai Bahasa Provinsi Sumatera Barat (BBSB), Drs. Dwi Sutana, M.Hum mendorong penyelenggara pemerintah dalam penyelenggaraan pemerintahan menggunakan bahasa Indonesia. Menggunakan bahasa Indonesia menjadi keharusan bagi penyelenggara pemerintah di tempat, lokasi, kegiatan apapun apalagi dalam pelayanan publik serta administrasi.

Menurutnya, tanpa menerapkan dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dalam penyelenggaraan pemerintahan telah mencederai sumpah pemuda point ketiga, "Kami Putra Puti Indonesia Menjunjung Tinggi Bahasa, bahasa Indonesia".

"Jadi ada kalanya kita menggunakan bahasa Indonesia dan daerah. Sumatera Barat telah punya Perda No.6 Tahun 2014 tentang Penguatan Lembaga Adat dan Pelestarian Nilai Budaya Minangkabau yang didalamnya juga menyangkut penggunaan bahasa Indonesia dan daerah," ujarnya, Jumat 12 Oktober 2018 di Padang.

Dijelaskan Dwi, Balai Bahasa tidak alergi bahasa asing, namun menempatkan bahasa Indonesia dan bahasa daerah menjadi sesuatu hal yang penting di ruang publik. Contoh dalam sebuah spanduk atau baliho di ruang pun besarkanlah tulisan bahasa Indonesia, lalu bahasa daerah dan dibawahnya lagi boleh penggunaan bahasa asing.

"Begitu yang seharusnya," katanya menjelaskan penggunaan bahasa dalam bentuk tulisan cetak di ruang publik.

Dia menyampaikan, pengutamaan pengunaan bahasa pada dasar telah diatur dalam perundang yang berlaku, diantaranya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 57 Tahun, 2014 tentang, pengembangan, pembinaan dan perlindungan bahasa dan sastra serta menjadikan bahasa Indonesia menjadi bahasa Internasional.

Dibeberkannya Dwi, untuk menyemangati penguatan pengunaan bahasa Indonesia dalam penyelenggaraan pemerintah dan masyarakat Sumbar, Balai Bahasa Sumbar akan melakukan Pencanangan Gerakan Cinta Bahasa Indonesia di SMA 1 Padang pada 17 November 2018 bulan depan.

"Kami mohon dukungan semua pihak untuk menyukeskan kegiatan ... Baca halaman selanjutnya