Kedatangan Jenazah Pramugari Lion Air PK-LQP Asal Padang Disambut Air Mata

"Shintia Melina merupakan satu dari sejumlah awak pesawat yang meninggal dunia akibat tragedi tersebut"
Pramugari Lion Air ikut mengantarkan kepulangan jenazah Shintia Melina, pramugari pesawat PK-LQP yang jatuh dua pekan lalu (KLIKPOSITIF/Halbert Chaniago)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Suasana haru menyelemuti kedatangan jenazah Shintia Melina (26), pramugari Lion Air PK-LQP yang jatuh di perairan Tanjung Pakis Karawang, Jawa Barat dua pekan lalu.

Shintia Melina merupakan satu dari sejumlah awak pesawat yang meninggal dunia akibat tragedi tersebut. Ia adalah perempuan asal Kota Padang yang bermukim di Perumahan Vilaku Indah, Jalan Handayani, Kecamatan Nanggalo.

Jenazahnya berhasil diidentifikasi oleh tim DVI Polri lewat pengenal indetitas korban menggunakan data Ante-Mortem dan Post-Mortem.

Setelah berhasil diidentifikasi, jenazah Shintia langsung dipulangkan ke Padang dari Bandara Halim Perdana Kusuma, Jumat 9 November siang.

Saat proses pemulangan, jenazahnya yang diangkut pakai peti kayu berwarna cokelat itu tampak diantarkan oleh sejumlah rekannya sesama pramugari Lion Air dan dikawal oleh petugas kepolisian sekitar pukul 15:15 WIB tadi.

Ketika sampai di kediaman Shintia, para pramugari itu tampak tak kuasa menahan tangisnya saat melihat ratusan orang warga sudah menunggu kepulangan perempuan 26 tahun tersebut.

Melihat pramugari itu menangis, keluarga Shintia juga ikut meneteskan air mata. Tak ada sepatah katapun yang keluar dari mulut rekan-rekannya itu.

Mereka hanya tertunduk dan salah satu di antara mereka tampak memeluk erat foto Shintia yang terbingkai dengan figura berwarna hitam.

Suasana haru menyelimuti proses penyemayaman jenazah Shintia, rencananya tubuh pramugari pesawat nahas tersebut akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tunggu Hitam, hari ini.

[Halbert Chaniago]