Tahun 2018, Delapan Warga Payakumbuh Terjangkit HIV/AIDS, 4 Diantaranya Balita

"Secara keseluruhan, pengidap penyakit yang menular melalui virus itu mencapai 82 orang"
Ilustrasi (Net)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF -- Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Payakumbuh mencatat, sepanjang tahun 2018 jumlah pengidap HIV/AIDS di kota itu bertambah 8 orang.

Menurut catatan, secara keseluruhan, pengidap penyakit yang menular melalui virus itu mencapai 82 orang. Dari jumlah tersebut, 15 diantaranya merupakan pengidap baru di tahun 2017.

Dari jumlah, penambahan jumlah pengidap penyakit tersebut memang menurun namun, dari data tersebut diketahui ada 4 orang balita dan dua ibu hamil yang terjangkit.

"Meski jumlah temuan menunjukkan grafik menurun, kita tidak bisa menganggap Kota Payakumbuh ini aman. Karena masalah HIV di Indonesia diyakini bagaikan fenomena gunung es," kata Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Payakumbuh, Fahman Rizal.

Terkait jumlah penderita HIV di Kota Batiah tersebut, Fahman menjelaskan, sampai sejauh ini diketahui sebanyak 27 dari 82 penderita itu diketahui sudah meninggal dunia. "Jadi sisanya sekitar 55 orang," ujar dia.

Menurutnya, diperlukan kesadaran bersama dari kalangan masyarakat untuk bisa mencegah tersebarnya virus HIV ini. Karena itu, kerja sama dengan pemerintah daerah penting untuk bisa menyadarkan masyarakat.

"Dan Kota Payakumbuh dengan Wali Kota Bapak Riza Falepi cukup konsen dengan hal ini. Deklarasi anti pekat dan LGBT beberapa waktu lalu menjadi salah satu buktinya," pungkas dia kemudian.

[Taufik Hidayat Kampai]