Bupati Pessel Inginkan Oknum Penebang Liar Segera Ditindak

"Bupati Pessel menyebut, Kementerian Lingkungan Hidup akan datang ke Pessel"
Penemuan kayu tak bertuan di Pessel pada September 2018 yang lalu (Istimewa)

PESSEL, KLIKPOSITIF -- Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni menyebutkan persoalan penebangan hutan secara liar di Kecamatan Lenganyang sudah menimbulkan banyak bencana terhadap daerah. Ia meminta hal tersebut harus ditindak dan dihentikan berdasarkan hukum yang berlaku.

Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni mengatakan, persoalan penebangan hutan yang terjadi di Pessel saat ini sudah menjadi perhatian pemerintah pusat. Bahkan, dikatakan untuk menindaklanjuti kondisi itu, Kementerian Lingkungan Hidup akan datang ke Pesisir Selatan.

"Dari pemerintah pusat Kementerian Lingkungan Hidup akan datang ke sini (Pesisir Selatan). Dan ini juga sudah saya lapor ke Polda, untuk ditindak," sebut Bupati Hendrajoni di sela kunjungan di Kecamatan Lengayang, Kamis 6 Desember 2018.

Menurutnya, sejumlah oknum serta orang yang ikut mem-backing penebangan hutan secara liar di Lengayang, pihaknya sudah mengantongi namanya. Namun, sejauh itu pihaknya belum memberikan keterangan detail tentang siapa yang dimaksud.

"Nama-nama orangnya sudah ditangan saya. Dan ini akan segera diproses, nanti kita lihat saja"terangnya.

Sebelumnya, Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni sempat menyebutkan terkait maraknya aktivitas penebangan hutan di daerah diterima langsung atas laporan masyarakat. Setidaknya, ada sekitar 650 hektare rusak terdampak akibat penebangan hutan secara liar untuk kekayaan pribadi.

"Bagian hutannya terdapat di Kampung Kulam dan Pasie Laweh. Kalau tidak cepat ditindak, daerah kita akan hancur akibat banjir yang sudah berulangkali terjadi," terangnya.

"Jika semuanya berdiam diri maka kejadian ini akan kembali terjadi bahkan bisa lebih parah. Bagi masyarakat lapor ke saya bila ada yang mengancam-ngancam," sambungnya.

[Kiki Julnasri Priatama]