PMI Kabupaten Solok Kukuhkan Pengurus Kecamatan

"Peran PMI sangat besar di tengah masyarakat, apalagi saat terjadi bencana"
Pengukuhan Pengurus PMI Tingkat Kecamatan (Istimewa)

KABUPATEN SOLOK, KLIKPOSITIF -- Memperkuat peran misi sosial kemanusiaan di tingkat Kecamatan, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Solok mengukuhkan kepengurusan PMI bagi 14 kecamatan untuk periode 2018-2023, Kamis 3 Januari 2019 di Ruang Solok Nan Indah, Arosuka.

Bupati Solok, H. Gusmal melalui Staf Ahli Ahli Bidang Pemerintahan, Kemasyarakatan dan SDM Suharmen menjelaskan, PMI harus mampu menjalankan tugas pokoknya di tengah masyarakat.

"Selama ini, masyarakat awam menilai PMI hanya berperan dan berkaitan dengan donor darah, padahal donor darah hanyalah unit kecil dibalik tugas penting lainnya dari PMI," sebut Suharmen.

Untuk itu, sebagai tegas Suharmen, perlu sosialisasi di tengah masyarakat dan menjalin kerjasama dengan berbagai instansi terkait dalam penguatan program dan peran PMI di tengah masyarakat terutama dibidang sosial kemasyarakatan dan lainnya.

Sementara itu, Wakil ketua PMI Kab. Solok Revolusi Azian kembali mengingatkan segenap pengurus PMI kecamatan untuk tetap memegang teguh 7 landasan dasar dalam menjalankan tugas pokok PMI.

Dalam menjalankan berbagai misi sosial kemasyarakatan, PMI berlandaskan pada 7 prinsip dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah. Kemanusiaan, Kesukarelaan, Kenetralan, Kesamaan, Kemandirian, Kesatuan dan Kesemestaan.

"PMI merupakan organisasi sosial non politik yang mandiri dan profesional yang siap berperan membantu meringankan beban masyarakat, baik pra bencana, saat bencana maupun pada tahap pasca bencana," sebut Revoli Asian.

Ketua PMI Sumbar, Aristo Munandar menjelaskan, dalam menjalankan visi dan misi, Pengurus PMI Kabupaten/kota hingga kecamatan harus mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga PMI.

Menurutnya, peran PMI sangat besar di tengah masyarakat baik pada masa tenang, apalagi saat terjadi bencana. 

[Syafriadi]