Indonesia-Malaysia Jajaki Kerjasama Kajian Manuskrip Asia Tenggara

"kajian manuskrip Nusantara menjadi perhatian Kemenag karena banyak khasanah keilmuan yang ada dan tersebar di dalamnya belum tergali dan terinventarisir dengan baik"
Ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF -- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menerima kunjungan Menteri Pendidikan Malaysia Maszlee bin Malik, di Kantor Kemenag, Jakarta. Dalam pertemuan tersebut kedua pihak menjajaki beberapa kerjasama yang dapat dilakukan terkait pendidikan agama, salah satunya tentang kajian manuskrip Asia Tenggara.

“Kami di Kemenag sejak beberapa tahun terakhir fokus melakukan kajian manuskrip. Ke depan kami ingin membangun Pusat Manuskrip Nusantara,” ujar Menag.

Turut mendampingi Menag, Staf Ahli Menteri Bidang Komunikasi Oman Fathurahman, Direktur Pendidikan Tinggi Islam Arskal Salim, dan Kepala Biro Hukum dan Hubungan Luar Negeri Gunaryo.

Menurut Menag, kajian manuskrip Nusantara menjadi perhatian Kemenag karena banyak khasanah keilmuan yang ada dan tersebar di dalamnya belum tergali dan terinventarisir dengan baik. "Padahal khasanah-khasanah yang ada dalam manuskrip kita sangat kaya," lanjutnya.

Menanggapi hal tersebut, Maszlee menceritakan bahwa di Malaysia telah dikembangkan digitalisasi manuskrip. “Kita banyak koleksi digital. Jika diperlukan, kami bisa membantu untuk digitalizing manuscript,” ujar Maszlee.

Ia mengapresiasi Kemenag yang telah memberikan perhatian pada manuskrip Nusantara. Maszlee juga menuturkan kajian manuskrip yang ada di Malaysia juga mencakup beberapa manuskrip yang tersebar di Asia Tenggara.

"Ada yang dari Mindanao misalnya. Manuskrip yang ada di Asia Tenggara sebenarnya tak kalah dengan yang ada di Arab Saudi,dan sebagainya," ujar Maszlee yang mengaku memiliki nenek moyang berdarah Bugis, Sulawesi Selatan.

Ia menambahkan, kajian manuskrip, khususnya manuskrip keagamaan, penting untuk dilakukan bersama-sama. "Apalagi kita satu rumpun. Ini di hari depan akan jadi peninggalan bagi anak cucu kita," tuturnya.

Sementara Staf Ahli Menteri Oman Fathurahman yang turut hadir mendampingi Menag menyambut baik bila Indonesia dan Malaysia dapat ... Baca halaman selanjutnya