Pemkab Tanah Datar Butuh Rp13 Miliar untuk Program JKSS

"Masyarakat Tanah Datar diimbau ikut serta menjadi peserta BPJS Kesehatan dan secara rutin membayar iuran"
Penandatangan perjanjian kerjasama antara Pemkab Tanah Datar dengan BPJS Kesehatan (Istimewa)

TANAH DATAR, KLIKPOSITIF -- Pemerintah Kabupaten Tanah Datar membutuhkan dana sebesar Rp13 miliar lebih untuk pembayaran iuran program Jaminan Kesehatan Sumatera Barat Sakato (JKSS) kepada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) tahun anggaran 2019.

"Dana sebesar itu untuk membiayai sebanyak 62.105 orang warga berdasarkan Peraturan Gubernur Sumatera Barat Nomor 50 tahun 2014 tentang Integrasi Jaminan Kesehatan Sumatera Barat Sakato ke dalam JKN melalui BPJS," kata Kepala Dinas Kesehatan Tanah Datar Yesrita Zendrianis di Batusangkar, Jumat 11 Januari 2019.

Ia menjelaskan Pemkab Tanah Datar sudah menandatangani perjanjian kerjasama dengan BPJS Kesehatan Cabang Payakumbuh dimana diatur hak dan kewajiban, kepesertaan, pembayaran iuran dan pelayanan kesehatan.

"Kerjasama ini dalam upaya mewujudkan pelayanan kesehatan yang optimal kepada masyarakat," kata Yesrita.

Ia menyebutkan sampai saat ini pencapaian Universal Health Coverage (UHC) atau konsep reformasi kesehatan sebanyak 78,08 persen dari jumlah penduduk sebanyak 370.443 jiwa, di mana meningkat dari tahun sebelumnya yang masih diangka 60-an.

"Tahun 2019 ini, kita secara bertahap akan berusaha mencapai UHC pada angka 95 persen, tergantung ketersediaan anggaran dan kemampuan keuangan daerah," katanya.

Ia mengajak masyarakat Tanah Datar ikut serta menjadi peserta BPJS Kesehatan dan secara rutin membayar iuran walaupun tidak sakit karena hal itu dapat membantu bagi warga lain yang sakit.

Dalam iuran BPJS Kesehatan sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 82 tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan, bagi peserta yang didaftarkan Pemda adalah sebesar Rp23 ribu/bulan/orang.

[Irfan Taufik]