Pertamakali Rayakan Hari Jadi, Bupati Padangpariaman: Momentum Terbaik Tingkatkan Pelayanan

"kabupaten ini sudah ada jauh sebelum Indonesia merdeka, sejak tahun 1833 lalu zaman penjajahan Belanda."
Gubernur Sumatera Barat dan Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni (Ist)

PADANGPARIAMAN, KLIKPOSITIF - Tepat Pada 11 Januari 2019, Kabupaten Padang Pariaman memasuki usia 186 tahun. Hari jadi itu ditetapkan sesuai dengan Peraturan Daerah No 6 Tahun 2014. Dimana kabupaten ini sudah ada jauh sebelum Indonesia merdeka, sejak tahun 1833 lalu zaman penjajahan Belanda.

Berbagai inovasi telah dilakukan pemerintah daerah untuk memajukan Kabupaten Padangpariaman. Dimata Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno pada kepemimpinan bupati sekarang (Ali Mukhni - Suhatri Bur) Padangpariaman banyak keciprakan dana pusat (APBN).

"Bupati dan wakilnya pandai melobi sehingga banyak pembangunan yang berskala nasional ada di Padangpariaman, seperti Gedung Olah Raga (GOR), Man Islam Center, dan Asrama Haji. hampir setengah dana APBN pembangunan provinsi Sumbar dibangun disini," ungkapnya, Sabtu, 12 Januari 2019.

Menurutnya, kepemimpinan bupati Padangpariaman layak dijadikan contoh. Cepat tanggap terhadap bencana dan lihai dalam menuntaskan pembangunan di daerah. "Saya lihat bupati dan wakilnya mengerti dengan tugasnya masing-masing," sebut Irwan.

Sementara sebagai wakil rakyat, Ketua DPRD Padang Pariaman, Faisal Arifin mengatakan, perayaan ulang tahun Padangpariaman seharusnya diselenggarakan pada 2015 lalu, namun karena beberapa kondisi dan pertimbangan baru bisa terwujud 2019 ini.

"Tahun berikutnya bahwa setiap tanggal 11 Januari telah ditetapkan hari jadinya Kabupaten Padangpariaman," ujarnya.

Ditegaskannya, peringatan HUT harus dijadikan momentun pemerintah untuk introspeksi diri dan evaluasi guna melanjutkan pembangunan daerah, dalam menghadapi tantangan masa kini.

Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni menjelaskan, hari jadi momentum terbaik dalam peningkatan pelayanan kepada masyarakat, melestarikan budaya dan menangkap peluang pembangunan untuk masa akan datang.

[Joni Abdul Kasir/rls]