Kenapa Hoaks Mudah Menyebar di Masyarakat? Ini Penjelasannya

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

NASIONAL, KLIKPOSITIF -- Penyebaran berira bohong alias hoaks belakangan kerap menyebar di media sosial. Hal itu membuat masyarakat salah kaprah menangkap maksud dan isi sari sebuah informasi.

Menurut peneliti politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia ( LIPI  ), Sri Nuryanti, wabah hoaks di Tanah Air akhir-akhir ini turut disebabkan oleh masyarakat yang terobsesi menyebarkan informasi dengan cepat tanpa diimbangi kemampuan untuk memeriksa kebenaran berita.

baca juga: Beredar Pesan Adanya Kuota 10 Gb Gratis saat Pandemi COVID-19, Hoaks

Sri menjelaskan bahwa banyaknya berita-berita bohong atau hoaks bertebaran di media sosial karena tren masyarakat yang lebih mengedepankan kecepatan penyampaian informasi ketimbang menelurusi kebenarannya terlebih dahulu.

Kecepatan penyebaran informasi melalui kecanggihan teknologi membuat masyarakat berlomba-lomba menyebarkannya terlebih dahulu.

baca juga: Kakan Kesbangpol Payakumbuh Ingatkan Warga Bahaya Hoaks

"Itu yang kemudian menyebabkan fenomena hoaks kemudian berita-berita itu tidak bisa tersaring dengan mana yang berita benar mana yang tidak. Langsung di share," kata Sri di Jakarta, Sabtu (12/1) dilansir dari Suara.com-jaringan KLIKPOSITIF .

Melihat tidak ada pusat pengendalian yang bisa menghentikan arus penyebaran hoax tersebut, Sri mengatakan seharusnya akademisi berperan sebagai tameng penyebaran hoax .

baca juga: Hingga Tadi Malam, Mafindo Catat 301 Hoaks tentang COVID-19

Akademisi itu, kata dia, bisa memberikan sejumlah wawasan atau pemahaman terkait dengan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Di samping itu, Sri meminta masyarakat bersikap dewasa ketika terlibat aktif menyebarkan informasi melalui media sosial.

baca juga: Menyesatkan, Beredar Informasi Aplikasi Body Temperature Diary Bisa Ukur Suhu Tubuh

"Kita berharap bahwa masyarakat itu semakin dewasa untuk menyaring berita-berita itu. Jadi menyaring berita mana yang diperlukan sebelum sharing," ujarnya.

Peran media massa juga sangat dibutuhkan untuk menangkal banyaknya berita-berita hoax .

Menurut Sri, media massa dapat memberikan berita yang lebih berimbang dan memberikan edukasi kepada masyarakat agar tercipta demokrasi yang baik.(*)

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa