Seorang Pria di Padang Meninggal Dunia Usai Tenggak Alkohol Kadar Tinggi

"Kadar alkohol yang dikonsumsi Yuda mencapai 70 persen"
Proses identifikasi seorang pria yang meninggal dunia usai menenggak minuman keras kadar tinggi (KLIKPOSITIF/Halbert Chaniago)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Seorang pria meninggal dunia di kawasan Tanah Sirah, Jalan Raya Indarung, Kecamatan Lubuk Begalung pada Sabtu 12 Januari 2019 sore usai menenggak minuman keras.

Pria yang diketahui bernama Yuda Cacing itu meninggal dunia usai mengkonsumsi minuman beralkohol kadar tinggi yang dicampur dengan minuman pembangkit energi.

Hal itu diketahui dari hasil penelusuran pihak kepolisian dari seorang saksi. Diketahui pula, kadar alkohol yang dikonsumsi Yuda mencapai 70 persen.

"Menurut keterangan saksi, korban (meninggal dunia) usai menenggak minuman beralkohol kadar tinggi pada malam sebelumnya," kata Kanit Reskrim Polsek Lubeg, Ipda Jauhar Rizqullah Sumirat.

Usai mengkonsumsi minuman tersebut, berdasarkan keterangan saksi, Jauhar mengungkapkan bahwa Yuda sempat muntah dan saksi pun meminta Yuda untuk tidur.

Namun pada keesokan harinya atau pada Sabtu 12 Januari, sekitar pukul 15:30 WIB, saksi menemukan Yuda sudah tak bergerak lagi.

"Sekitar pukul 15.30 WIB, rekan korban langsung melihat korban dan menemukan korban sudah tidak bergerak lagi dan badannya dingin," sebut Jauhar.

Kepastian meninggal dunia Yuda diketahui setelah saksi mengevakuasi rekannya tersebut ke Semen Padang Hospital. Disanalah, tim medis memutuskan bahwa Yuda sudah meninggal dunia.

"Korban hanya divisum, tidak diotopsi sebelum disemayamkan. Rekan korban tidak menuntut apa-apa," ucap Jauhar.

Namun, minuman keras ini tidak hanya mengorbankan Yuda. Menurut Jauhar, ada satu lagi pemuda yang juga rekan Yuda yang mengalami nasib nahas.

Ia mengungkapkan, pria yang diketahui bernama Rahmad Khusari (24) itu kritis dan sedang menjalani perawatan di Semen Padang Hospital.

"Dari hasil pemeriksaan, tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan, hal ini diduga akibat minuman keras dengan kadar tinggi tersebut," pungkas Jauhar kemudian.

[Halbert ... Baca halaman selanjutnya