Atasi Permasalah Gizi pada Balita, Pemkab Pessel Siapkan Anggaran Lebih Satu Miliar Rupiah

" 2018, jumlah kasus stunting di daerah itu tercatat mencapai 8,6 persen atau sebanyak 3.800 dari 45 ribu balita, dan jumlah ini menurun 5 persen dari 13,2 persen pada tahun sebelumnya."
ilustrasi (net)

PESSEL, KLIKPOSITIF -- Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat tahun ini menyiapkan anggaran Rp1,8 miliar, untuk pengurangan angka stunting, serta gizi lebih dan penderita yang kekurangan berat badan terhadap balita.

Sekretaris Dinas Kesehatan Pesisir Selatan, Yuni Andra mengatakan, anggaran tersebut disiapkan untuk mengatur asupan gizi serta makanan tambahan yang dibutuhkan untuk kesehatan balita yang ada di daerah itu.

"Diantaranya untuk memenuhi vitamin serta tambahan makanan yang dibutuhkan balita. Karena persoalan gizi ini salah satu yang menjadi perhatian Pemkab," sebut Yuni Andra kepada KLIKPOSITIF.

Dia menjelaskan, tahun 2018, jumlah kasus stunting di daerah itu tercatat mencapai 8,6 persen atau sebanyak 3.800 dari 45 ribu balita, dan jumlah ini menurun 5 persen dari 13,2 persen pada tahun sebelumnya.

"Sedangkan, untuk kasus balita gizi lebih mencapai 0,5 persen atau sebanyak 300 balita dan yang sangat kurus sekali (kekurangan berat badan ideal) mencapai 16 orang," jelasnya.

Menurutnya, persoalan stunting di daerah itu, diantaranya dipengaruhi akibat pola asupan yang kurang sejak kandungan, hingga gangguan pola asuh lainnya yang mengakibatkan menjadi kekurangan gizi serta vitamin yang seharusnya dibutuhkan untuk tumbuh kembang balita.

"Karena pola asupan ini harus dilakukan mulai dari umur nol sampai 59 bulan. Terkadang orangtua lenga, terhadap ini hingga stunting, gizi lebih dan sangat kurus sekali yang sebenar bisa dicegah dari sebelum lahir," jelasnya.

Sejauh ini, pihaknya terus melakukan berbagai langkah untuk kesehatan balita di daerah itu. Selain program kesehatan, Pemkab Pessel juga telah melakukan penataan kelayakan terhadap tempat tinggal dan sanitasi lingkungan yang baik untuk masyarakat.

"Dan saat ini, jika dibandingkan kabupaten/kota lain, penanganan kita cukup baik. Dan ini akan terus kita lakukan, diantaranya saat ini Dinkes juga dibantu TP-PKK yang ... Baca halaman selanjutnya