Atasi Gizi Buruk, Dinkes Pessel akan Bentuk Pos Gizi Nagari di Tiap Daerah

"saat ini sudah ada sekitar 20 unit Posginag di daerah tersebut"
Sekretaris Dinkes Pesisir Selatan, Yuni Andra. (istimewa)

PESSEL, KLIKPOSITIF -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat akan menambah dan membentuk Pos Gizi Nagari (Posginag) di setiap nagari pada tahun ini.

Sekretaris Dinkes Pesisir Selatan, Yuni Andra menyebutkan, pembentukan Posginag di daerah ini adalah dalam rangka penanggulangan dan penurunan derita gizi buruk oleh balita dan anak.

"Rangkaian kegiatannya adalah dalam kewaspadaan gizi terhadap balita, seperti updating data, sasaran pemberian gizi serta pelacakan gizi balita secara dini," sebut Yuni Andra kepada KLIKPOSITIF.

Menurut Yuni, saat ini sudah ada sekitar 20 unit Posginag di daerah tersebut. Tahun 2019 ini rencananya ditambah lagi sesuai kebutuhan masyarakat dan ketersedian nagari yang ada.

"Dari 20 unit, akan kita tambah lagi tahun ini. Kalau bisa setiap nagari memiliki pos gizi. Karena tahun 2018, kita telah mempersiapkan sebanyak 100 tenaga kesehatan untuk mendampingi," terangnya.

Mengingat kasus gizi daerah itu, Yuni Andra menjelaskan, sepanjang tahun 2018, kasus derita gangguan gizi di daerah cukup menunjukan angka penurunan.

Dari data Dinkes Pesisir Selatan, tercatat dari 45 ribu balita yang lahir dan tumbuh, diantaranya mengalami gangguan gizi stunting sekitar 3800 orang, gizi lebih 300 orang dan penderita kurus sekali mencapai 16 orang.

"Jika dibandingkan kabupaten/kota lainnya, penanganan kita cukup baik. Dan angkanya terus mengalami penurunan, seperti halnya dalam kasus stunting dari 13, 2 persen tahun 2017, turun menjadi 8,6 persen atau 3800 orang," jelasnya.

Menurutnya, dukungan penanggulangan gizi di daerah itu, juga mendapat perhatian dari TP-PPK Pesisir Selatan. Salah satunya dalam menggencar program bedah rumah dan persoalan sanitasi lingkungan.

"Dan juga ditambah, program TP-PKK ini sampai ke setiap nagari. Dan kita harap, setelah ada Pos Gizi ini, persoalan gizi di daerah bisa teratasi secara baik," ... Baca halaman selanjutnya