Caleg Gantung Diri, Ini Kata Ketua DPD Gerindra Sumbar

"Caleg seyogyanya lepas dari berbagai persoalan termasuk tuntutan hidup"
Nasrul Abit (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Gerakan Indonesia Raya Sumatera Barat (DPD Gerindra Sumbar) Nasrul Abit berbelasungkawa atas meninggal salah seorang caleg Gerindra Dapil II (Koto XI Tarusan, Bayang dan Bayang Utara) untuk DPRD Pesisir Selatan.

"Saya sudah dapat kabar, kami turut berduka cita," ujarnya, Jumat 8 Februari 2019.

Menurutnya, kejadian tersebut harus diungkap penyebabnya sehingga begitu mudah yang bersangkutan melakukan bunuh diri. Kedepan hal itu juga akan menjadi pertimbangan partai dalam menentukan caleg.

"Kalau itu persoalan pendidikan kita akan kaji ke depan soal pendidikan caleg yang akan maju, termasuk psikologisnya dan kehidupan secara material," ujarnya.

Disampaikannya, caleg seyogyanya lepas dari berbagai persoalan termasuk tuntutan hidup, keluarga dan masalah lain yang bisa memicu kepada ketidakstabilan dalam kehidupan.

"Terlepas dari persoalan ini, saya lebih menyarankan mapan dulu baru ikut bertarung. Jikapun kalah tidak berpengaruh kepada mental kita," tukasnya.

Untuk diketahui, seorang caleg perempuan yang meninggal dunia karena diduga gantung diri di Pesisir Selatan pada, Rabu 6 Februari 2019 adalah caleg dari Partai Gerindra.

Diketahui, caleg tersebut bernama Shanie Fiercelly warga Kampung Sungai Lundang, Nagari Kampung Baru Korong Nan Ampek (KBKA). Ia merupakan caleg Dapil II (Koto XI Tarusan, Bayang dan Bayang Utara) untuk DPRD Pesisir Selatan.

[Joni Abdul Kasir]