Jalur Kereta Api Pulau Aia Padang akan Diaktifkan, Ini Kata Mahyeldi

"Pengaktifan ini bertujuan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas dan mengurai kemacetan"
Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah (Humas Pemko Padang)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah menyambut baik rencana diaktifkannya kembali jalur kereta api Pulau Aia - Muaro - Tarandam yang berada di pusat Kota Padang. Menurutnya, dengan aktifnya jalur tersebut akan mengurai kepadatan lalu lintas dan kemacetan di Kota Padang.

Dijelaskan Mahyeldi, Pemko Padang terus melakukan upaya dalam mengatasi kemacetan dan kepadatan lalu lintas, diantaranya dengan memperluas lebar jalan, memperbaiki jalan alternatif dan betonisasi jalan lingkungan perumahan.

“Kita berharap, rencana ini segera direalisasikan. Di samping memberikan pelayan transportasi masyarakat, juga akan mendukung agenda nasional dan internasional di Kota Padang,"ujar Mahyeldi.

Sementara itu, Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Wilayah Sumatera Bagian Barat, Catur Wicaksono, mengatakan, rencana mengatifkan kembali jalur kereta api Pulau Air - Muaro - Tarandam akan dilakukan tahun 2019 ini.

“Kita telah melakukan persiapan dan peninjauan lapangan, serta pemetaan jalur kereta api tersebut. Tujuan kita adalah untuk mengurangi kepadatan lalu lintas dan mengurai kemacetan," ujar Catur. 

Stasiun Pulau Air (PLA) yang dulunya bernama Poeloe Ajer merupakan stasiun kereta api yang berada di Jalan Pulau Air Kelurahan Palinggam Kecamatan Padang Selatan. Stasiun ini sekarang berada di kawasan Kota Lama Padang. 

Dari beberapa referensi, jalurnya digunakan sebagai sarana angkut batu bara dari Ombilin Kota Sawahlunto menuju pelabuhan Muaro Padang sebelum Pelabuhan Emmahaven (Pelabuhan Teluk Bayur) dibangun serta untuk mengangkut penumpang umum.

Stasiun Pulau Air juga merupakan jalur transportasi perdagangan. Sejak berdirinya stasiun ini sekitar tahun 1900-an hingga awal tahun 1980-an, keberadaan stasiun ini menjadi pilihan utama jalur perdagangan di Sumatera Barat. (rel.*)