Kunjungi Limapuluh Kota, Kakanwil Kemenkumham Harapkan Hal Ini

" kepada petugas dan pemerintah sangat diharapkan perhatiannya terhadap warga binaan terutama terkait soal pendidikan, kesenian, dan olahraga"
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Sumatera Barat Ajub Suratman kunjungi Kabupaten Limapuluh Kota, Selasa 12 Februari 2019 (Ist)

LIMAPULUH KOTA, KLIKPOSITIF -- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Sumatera Barat Ajub Suratman kunjungi Kabupaten Limapuluh Kota, Selasa 12 Februari 2019. Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Limapuluh Kota Ferizal Ridwan di Kantor Bupati, Sarilamak, Kabupaten Limapuluh Kota.

Kakanwil Kemenkumham Ajub Suratman mengatakan kunjungan ke Kabupaten Limapuluh Kota merupakan silaturahim ke daerah yang memiliki Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan rumah tahanan yang berada di bawah pengawasan Kanwil Kemenkumham Sumbar. Dimana Kabupaten Limapuluh Kota terdapat Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) dan Perempuan di Sarilamak dan rumah tahanan di Suliki.

"Ini juga sebagai perkenalan kepada pemerintah daerah sebagai pejabat baru di lingkungan Kanwil Kemenkumham Sumbar. Sekaligus mengharapkan kerjasama dan sinergi kepala daerah dalam membina warga binaan yang ada di lokasi tersebut," kata Ajub Suratman.

Ia menjelaskan bahwa kepada petugas dan pemerintah sangat diharapkan perhatiannya terhadap warga binaan terutama terkait soal pendidikan, kesenian, dan olahraga. Kemudian juga tidak lepas dari perhatian di bidang keagamaan sebagai fondasi bagi warga binaan untuk dapat lebih baik lagi ke depannya.

Sementara itu, Wakil Bupati Ferizal Ridwan menyambut baik keinginan Kakanwil Kemenkumham dalam hal memperhatikan warga binaan yang ada di Kabupaten Limapuluh Kota. Menurutnya hal tersebut sangat diperlukan karena dilihat dari kasus penghuni lapas bagi warga binaan wanita didominasi oleh masalah narkoba, baik jenis ganja kering maupun sabu-sabu dan mereka bertindak sebagai pengedar ataupun pemakai.

"Sedangkan untuk anak-anak didominasi oleh permasalahan asusila serta pencurian kendaraan bermotor (curanmor), dan menghisap lem yang berbeda dengan narkoba. Insya Allah kami dari Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota siap bersinergi dan memperhatikan warga binaan yang ada," kata Ferizal ... Baca halaman selanjutnya