Caleg Cabuli Dua Anak di Padang, Pengamat: Partai Kurang Selektif

"Kasus hukum yang menjerat caleg tersebut akan berdampak buruk terhadap partai itu sendiri"
Ilustrasi (Net)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Kasus pencabulan dua orang anak di Kota Padang, Sumatera Barat beberapa waktu lalu menjadi sorotan. Bagi pengamat politik, hal itu menciderai kredibilitas partai politik dalam menentukan calegnya.

"Hal itu terjadi karena partai kurang selektif dalam memilih seorang caleg sehingga hal seperti itu terjadi," kata pengamat politik Universitas Andalas (UNAND), Asrinaldi.

Ia mengatakan kasus hukum yang menjerat caleg tersebut akan berdampak buruk terhadap partai itu sendiri, karena dinilai akan mempengaruhi suara pada Pemilu mendatang.

"Jelas kasus itu akan berpengaruh terhadap suara pemilihan partai itu nantinya, karena pemilih menilai partai caleg tersebut," lanjutnya.

Selain itu menurutnya, kejadian itu nanti juga akan berdampak kepada jumlah pemilih sendiri karena dianggap tidak lagi ideal dalam berdemokrasi.

"Hal itu juga akan berdampak kepada sistem demokrasi perwakilan yang bisa jadi tidak lagi dianggap ideal dalam sistem berbangsa dan bernegara kita," sambungnya.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak salah dalam memilih seorang caleg yang akan mewakili suara rakyat nantinya kedepan di meja parlemen.

"Masyarakat harus mengetahui rekam jejak Caleg dan partai politik yang akan dipilih nantinya, apakah sudah berbuat untuk masyarakat atau belum, perhatikan rekam jejak itu," pungkasnya kemudian.

Diketahui, salah seorang caleg dari partai PBB berinisial YR ditangkap Polresta Padang karena tindakan pencabulan terhadap dua orang anak. Saat ini YR masih ditahan di Mapolresta untuk proses hukum.

[Halbert Chaniago]