Bawaslu Ajak Masyarakat Pasbar Berani Laporkan Pelanggaran Kampanye

"Partisipasi masyarakat untuk melaporkan pelanggaran pemilu masih kurang"
Ketua Bawaslu Pasaman Barat Emra Patria (KLIKPOSITIF/Irfan Pasaribu)

PASAMAN BARAT, KLIKPOSITIF -- Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pasaman Barat, Emra Patria mengajak masyarakat agar berani melaporkan pelanggaran yang terjadi dalam proses berkampanye.

Menurutnya, partisipasi masyarakat untuk melaporkan pelanggaran pemilu masih kurang, dan perlu ditingkatkan agar masyarakat mau melaporkan dugaan pelanggaran yang terjadi. Di samping itu juga perlu ditingkatkan partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilih pada pemilu itu sendiri.

Oleh karena itu kami dorong masyarakat agar berani melaporkan dan memberikan informasi awal untuk kami tindaklanjuti,” ungkapnya kepada KLIKPOSITIF, Rabu (13/3/2019) di kantornya.

Emra mengungkapkan, pihaknya sudah mendorong hal tersebut melalui sosialisasi di beberapa kelompok masyarakat seperti tokoh agama, tokoh masyarakat dan pemilih pemula, pengurus PKK tingkat kecamatan dan tingkat nagari, bundo kanduang, NA, muslimat NU serta perwakilan mahasiswa dari perguruan tinggi yang ada di Kabupaten Pasaman Barat.

Lebih lanjut, Emra menegaskan, Bawaslu berkomitmen untuk mengawasi penyelenggaraan pemilihan umum dengan merespon informasi awal dari masyarakat.

“Pengawas kami sudah melakukan patroli sejak Daftar Calon Tetap (DCT) peserta pemilu ini bergulir, terutama untuk meminimalisir politik uang. Tujuan kami adalah untuk mengawasi agar pelaksanaan pemilu sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” tegasnya.

Disamping itu, Emra mengajak masyarakat juga melakukan pengawasan saat penghitungan suara dilakukan. "Agar tercipta Pemilu yang baik, bersih dan adil serta masyarakat kami harap mengawal penghitungan suara hingga berakhir,” ajaknya.

[Irfan Pasaribu]