Dinkes Sawahlunto Temukan 84 Kasus TB

"Masyarakat tidak perlu khawatir, TB itu dapat diobati, yang mengalami batuk lama harus berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. Pengobatan TB tidak dipungut biaya"
Petugas Dinkes Sawahlunto Saat Pengambilan Sampel Untuk Mendeteksi TB Dalam Program Ketuk Pintu di Sawahlunto (Istimewa)

SAWAHLUNTO, KLIKPOSITIF -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sawahlunto, menemukan 84 kasus tuberkolosis (TB) sepanjang tahun 2018. Angka tersebut, masih dibawah sasaran target deteksi penderita TB sebanyak 167 kasus dari jumlah masyarakat kota Sawahlunto yang berkisar 62 ribu jiwa.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat dan Penanggulangan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kota Sawahlunto, Al Ansari mengatakan, setengah dari penderita atau 50,3 persen dinyatakan sembuh. Jumlah ini mendekati target nasional yakni 51 persen.

Al Ansari melanjutkan, ada tiga hal yang mendasari gejala TB, yakni batuk berdahak selama dua sampai tiga minggu, keringat malam tanpa aktifitas, serta penurunan berat badan secara drastis.

"Jika masyarakat mengalami gejala tersebut, lebih baik segera mendatangi Puskesmas terdekat, agar dapat menghambat penularannya," katanya di Sawahlunto, Jum'at 15 Maret 2019.

"Masyarakat tidak perlu khawatir, TB itu dapat diobati, yang mengalami batuk lama harus berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. Pengobatan TB tidak dipungut biaya," imbuhnya.

Lebih jauh Al Ansari menjelaskan, jika tidak segera diobati, penderita TB beresiko mengalami gangguan kesehatan yang dapat mempengaruhi aktivitas. "Jika sudah terdeteksi, orang terdekat atau lingkungan di sekitar sebaiknya periksa kesehatan juga," harapnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Penanggulangan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kota Sawahlunto, Sriwaresky Ismal menambahkan, kesadaran masyarakat untuk memeriksakan diri untuk mendeteksi TB masih terbilang rendah.

"Kami terus berupaya melakukan sosialisasi dari rumah ke rumah dengan program ketuk pintu agar penderita TB terus berkurang. Upaya lainnya, menjalin kerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas yang langsung memeriksa ... Baca halaman selanjutnya