Sosialisasikan Program KKBPK di Salimpauang, Betti Shadiq: Membangun Keluarga Sejahtera Bukan dengan Banyak Anak, Tapi Melalui Perencanaan

"BKKBN ini banyak programnya. Mulai sejak anak masih dalam kandungan, sampai anak tersebut remaja. Untuk dalam kandungan, ada namanya program 100 hari pertama kehidupan. Kemudian jika anak sudah remaja, ada namanya program generasi Remaja yang disingkat GenRe"
Anggota Komisi IX DPR RI, Betti Shadiq Pasadigue saat mengahadiri sosialisasi program KKBPK yang digelar BKKBN di Nagari Koto Tuo salimpauang, Kecamatan Salimpauang, Tanah Datar, Senin, 13 April 2019.
pendidikan yang terencana, berkarir dalam pekerjaan yang terencana, dan menikah dengan penuh perencanaan sesuai dengan siklus kesehatan reproduksi," ujarnya.

Selain itu, Betti juga menyingung soal istilah banyak anak banyak rezeki. Menurutnya, pemahaman seperti itu harus diubah. "Membangun keluarga sejahtera bukan dengan banyak anak, tapi melalui perencanaan," imbuhnya.

Terkait program GenRe, Kabid Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KB/KS) BKKBN Sumbar, Madalena. melangatakan bahwa untuk melaksanakan program Genre, BKKBN melakukan kegiatan berupa promosi penundaan usia kawin, sehingga generasi remaja mengutamakan sekolah dan berkarya.

"Usia pernikahan pertama yang diinginkan dalam program GenRe ini minimal adalah 21 tahun, selain itu memberitahu para remaja tentang anatomi sistem reproduksi manusia. Kemudian menyediakan informasi tentang kesehatan reproduksi yang seluas-luasnya," katanya.

Selain program GenRe, BKKBN tambah Madalena, juga punya program Lansia. "Ini artinya, BKKBN tidak hanya memiliki program untuk bayi yang masih dalam kandungan sampai remaja, tapi juga punya program untuk usia lanjut," ujarnya.

Ia berharap, melalui sosialisasi ini, masyarakat semakin paham tujuan dari berbagai program yang ada di BKKBN, dan tentunya, juga diharapkan agar masyarakat dapat mengalikasikan setiap program yang ada di BKKBN dalam kehidupannya sehari-hari.

"Jika masyarakat melaksanakan semua program yang ada di BKKBN, maka bangsa Indonesia akan menjadi bangsa yang sejahtera, karena melalui berbagai program tersebut, akan lahir generasi yang berkualitas yang siap bersaing secara global," ujarnya.(*)