Tanggapi Aduan Masyarakat, Tim SK4 Limapuluh Kota Amankan Ratusan Liter Tuak

"Sebelumnya kami telah membuka layanan pengaduan terkait keamanan dan ketertiban umum. Berdassarkan hal tersebut maka ada laporan pengaduan terkait tempat menjual minuman keras yang berada di dekat kawasan permukiman warga"

LIMAPULUH KOTA, KLIKPOSITIF -- Menanggapi pengaduan warga di Limapuluh Kota, Tim SK4 berhasil amankan ratusan liter minuman keras jenis tuak, Jumat 31 Mei 2019 dinihari.

Operasi yang digelar tengah malam dengan melibatkan unsur TNI dan Polri ini melakukan operasi penertiban perda di dua lokasi yang ada telah menjadi target operasi.

Kasatpol-PP Kabupaten Limapuluh Kota Nasrianto bersama Kabid Trantib Delvis mengatakan operasi malam di bulan Ramadan ini merupakan salah satu upaya mengamankan situasi dan kondisi di Limapuluh Kota. Hal ini juga sekaligus menanggapi pengaduan yang dilakukan warga setempat karena telah mengganggu ketertiban umum.

"Sebelumnya kami telah membuka layanan pengaduan terkait keamanan dan ketertiban umum. Berdassarkan hal tersebut maka ada laporan pengaduan terkait tempat menjual minuman keras yang berada di dekat kawasan permukiman warga," kata Nasrianto.

Ia menjelaskan sebelumnya dua lokasi yang menjadi target tersebut telah pernah dilakukan penertiban. Namun ternyata di bulan Ramadan ini yang bersangkutan masih tetap beroperasi dan banyak warga yang melaporkan serta melakukan pengaduan kepada Satpol PP Limapuluh Kota.

"Saat dirazia kondisi kedai tuak ternyata dalam keadaan tutup. Namun petugas tetap mendatangi dan meminta keterangan kepada pemilik kedai dan mereka pun mengaku kalau kedainya baru tutup. Hasil penggeledahan yang dilakukan anggota, kami berhasil mengamankan barang bukti berupa minuman keras jenis tuak dan beberapa botol bir hitam di salah satu kedai tuak," kata Nasrianto didampingi Kasi Intel Pol-PP Riki Frizal.

Sementara itu, Kabid Trantib Delvis yang turun bersama Tim SK4 menambahkan hasil dari dua lokasi tersebut diamankan lebih kurang 120 liter minuman keras jenis tuak. Kemudian juga belasan gelas dan teko yang dijadikan tempat minum, dan ember tempat penyimpanan tuak serta 6 botol bir hitam.

"Kedua pemilik kedai kita berikan peringatan berupa surat ... Baca halaman selanjutnya