300 Siswa Dari Luar Daerah Berkesempatan Sekolah di Payakumbuh

"Total siswa yang akan menyambung ke SMP/MTs sekitar 2.900 siswa dan daya tampung kita sekitar 3.200 siswa. Jadi akan ada sekitara 300-an tempat yang kosong dan selama ini di isi oleh siswa dari daerah lain"
Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Agustion. (KLIKPOSITIF/Taufik Hidayat)

KLIKPOSITIF, PAYAKUMBUH -- Sebanyak 2.900 lulusan Sekolah Dasar (SD) ataupun Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kota Payakumbuh dipastikan bisa tertampung oleh sekolah-sekolah lanjutan tingkat pertama, baik SMP/MTs yang ada di daerah tersebut. Bahkan, SMP/MTs di Kota Payakumbuh diyakini masih bisa menampung sekitar 300 siswa yang berasal dari luar daerah.

"Total siswa yang akan menyambung ke SMP/MTs sekitar 2.900 siswa dan daya tampung kita sekitar 3.200 siswa. Jadi akan ada sekitara 300-an tempat yang kosong dan selama ini di isi oleh siswa dari daerah lain," kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Payakumbuh, Agustion kepada KLIKPOSITIF, Selasa (19/6).

Lebih lanjut, ia menerangkan dalam penerimaan siswa baru di Kota Payakumbuh, sekolah-sekolah sudah menerapkan aturan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sesuai dengan Permendikbud Nomor 51 Tahun 2017.

"Di Payakumbuh, sistem zonasi sudah diterapkan semenjak tahun lalu. Dengan rincian, 90 persen penerimaan berdasarkan tempat tiggal, 5 persen prestasi, dan 5 persen untuk perpindahan orangtua," lanjutnya.

Pada tahun lalu, dalam menerapkan PPDB tahun lalu, pihaknya sempat menarik beberapa siswa yang tidak terdaftar di sekolah yang sudah ditetapkan.

"Tahun lalu, beberapa anak yang harusnya masuk SMP A tapi masuk SMP B langsung kita tarik kembali ke sekolah yang sesuai dengan zonasinya," jelasnya.

Untuk memastikan hal-hal seperti itu tidak lagi terjadi pada tahun ini, pihak Disdik Kota Payakumbuh fokus melakukan revisi dan evaluasi untuk lebih memaksimalkan sistem penerimaan sesuai dengan PPDB.

"Tahun kemarin jangkauan sekolah dengan tempat sekolah di beberapa kelurahan ada yang kurang tepat. Kemungkinan kita akan bagi per RW, akan ada RW yang dibagi. Seperti separuh RW ditempatkan ke SMP A dan separuh lagi ke SMP B. Karena di kita ada beberapa daerah yang kita istilahkan daerah arsiran, yaitu daerah yang tempatnya di tengah, bisa masuk ke SMP A atau ... Baca halaman selanjutnya