Mencoba Kabur dan Melawan Petugas, Pengedar Narkoba di Limapuluh Kota Dihentikan Timah Panas

"Penangkapan terhadap tersangka berawal setelah Tim Opsnal menerima laporan terkait sepak terjang tersangka dalam bisnis narkoba"
Tersangka pengedar narkoba saat dimintai keterangan di Mapolres Limapuluh Kota (Klikpositif/ Ade Suhendra)

LIMAPULUH KOTA, KLIKPOSITIF - Salah seorang pengedar narkoba jenis sabu terpaksa harus dilumpuhkan petugas dengan timah panas, Jumat 21 Juni 2019 kemarin. Pasalnya, saat penangkapan, pengedar berinisial H (29 tahun) tersebut mencoba kabur Dan melawan petugas saat ditangkap.

Kapolres Limapuluh Kota AKBP Haris Hadis saat menginformasikan kepada KLIKPOSITIF, Sabtu 22 Juni 2019 mengatakan penangkapan dilakukan langsung oleh Kasat Resnarkoba Iptu Hendri Has bersama KBO Satresnarkoba Ipda. Mayu Herman serta Kanit Opsnal, Bripka. Marsandi.

"Penangkapan terhadap tersangka berawal setelah Tim Opsnal menerima laporan terkait sepak terjang tersangka dalam bisnis narkoba. Kemudian Tim Opsnal Satresnarkoba langsung melakukan pengintaian hingga diketahui berada di kawasan Jorong Simpang Tiga Kenanga Balai Kenagarian Sungai Antuan bersama seorang rekannya seorang Residivis Narkoba berinisial MA (41)," kata Kapolres Limapuluh Kota.

Ia menjelaskan bahwa kedua tersangka sehari-hari bekerja sebagai seorang sopir. Menurutnya, saat dilakukan penangkapan tersangka mencoba melawan petugas dan mencoba melarikan diri dari Tim Opsnal Polres Limapuluh Kota.

"Akhirnya salah seorang tersangka harus dilumpuhkan petugas pada dibagian paha. Dari tangan tersangka berhasil diamankan barang bukti 1 paket narkoba jenis sabu-sabu siap edar," kata AKBP Haris Hadis didampingi Kasubag Humas Polres Limapuluh Kota AKP. Yuhelman.

Akibat penangkapan yang dilakukan Kasat Resnarkoba bersama Tim Opsnal, salah seorang petugas kepolisian mengalami luka pada bagian lengan dan tangannya. Sedangkan tersangka yang mendapatkan timah panas, segera dibawa ke RSUD Adnan WD sebelum digiring ke Mapolres Limapuluh Kota untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

(Ade Suhendra)