Dinas Pendidikan Sawahlunto Berlakukan PPDB Dalam Tiga Jalur

"jalur zonasi diterima 90 persen, jalur prestasi baik akademik dan non akademik diterima 5 persen, kemudian sisanya dari jalur luar zonasi juga diterima 5 persen"
Sekolah Dasar di Sawahlunto (Muhammad Haikal/Klikpositif)

SAWAHLUNTO, KLIKPOSITIF -- Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Sawahlunto Rafki Rusdian mengatakan, pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) dilaksanakan dalam tiga jalur.

Jalur tersebut, lanjutnya, jalur zonasi diterima 90 persen, jalur prestasi baik akademik dan non akademik diterima 5 persen, kemudian sisanya dari jalur luar zonasi juga diterima 5 persen.

"Untuk jalur luar zonasi ini ditujukan untuk alasan khusus perpindahan domisili orang tua dikarenakan bencana alam ataupun bencana sosial. Tentu dibuktikan dengan pindah rayon dari sekolah terdekat dan diketahui oleh dinas," katanya di Sawahlunto, Senin 24 Juni 2019.

Rafki menambahkan, sistem zonasi memperhatikan radius tempat tinggal calon peserta didik ke satuan pendidikan terdekat yang dituju untuk mendaftar.

"Radius tempat tinggal mengacu kepada alamat dalam dokumen asli kartu keluarga orangtua calon peserta didik yang diterbitkan enam bulan sebelum pelaksanaan PPDB atau surat keterangan pindah tempat tinggal asli yang dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang," ujarnya.

Rafki menambahkan, dalam proses PPDB, sekolah dilarang memungut iuran dan sumbangan dalam bentuk apapun dari calon peserta didik. "Untuk biaya penyelenggaraan PPDB telah dibebankan ke dana bantuan operasional sekolah (BOS) masing-masing sekolah," ujarnya.

Sementara itu, pendaftaran PPDB pada satuan pendidikan Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama dimulai pada 24 hingga 26 Juni 2019, sedangkan pengumuman diterima pada 29 Juni 2019 mendatang.(*)