TMMN ke-105, 2,2 Kilometer Jalan Dibuka di Agam

"Jalan dibuka dengan lebar 10 meter, yang awalnya dirancang hanya 7 meter. Bahkan tanpa minta ganti rugi dari masyarakat"
Program TMMN di Palembayan (Ist)

AGAM, KLIKPOSITIF -- TNI Manunggal Membangun Nagari (TMMN) ke-105, membuka jalan sepanjang 2,2 kilometer di Jorong Sungai Pua, Nagari Sungai Pua, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.

TMMN telah dibuka secara resmi oleh Gubernur Sumatera Barat, diwakili Bupati Agam, Dr. H. Indra Catri, di lapangan bola Jorong Sungai Puar, Rabu (10/7).

Bupati menyebutkan, melalui semangat pelaksana TMMN dan masyarakat, ada do'a untuk Palembayan yaitu apabila suatu saat nanti kecamatan itu berkembang, masyarakat tidak lagi bermasalah dengan jalan, karena sekarang sudah dibuka dengan lebar.

"Jalan dibuka dengan lebar 10 meter, yang awalnya dirancang hanya 7 meter. Bahkan tanpa minta ganti rugi dari masyarakat," sebutnya.

Dijelaskan, lebar jalan yang dibuka itu sama dengan akses jalan Palembayan- Matur. Pengerasan 6 meter dan total lebar jalan 10 meter. Semoga 10 atau 20 tahun kedepan, Palembayan jadi wilayah terkemuka di Agam.

Dandim 0304 Agam, Letkol Inf Victor Andika Tjokro mengatakan, TMMN akan dilaksanakan sampai 8 Agustus 2019. Namun, dua pekan sebelumnya pihaknya sudah melakukan Pra TMMN di kawasan tersebut.

"Perencanaan awal jalan hanya dibuka dengan lebar 7 meter. Mengingat tingginya partisipasi masyarakat menyerahkan lahan, maka lebarnya ditingkatkan menjadi 10 meter," ujarnya.

Dengan demikian, Victor berharap pembukaan jalan dan program lainnya dapat diselesaikan dalam waktu satu bulan, karena pihaknya didukung penuh oleh masyarakat nagari tersebut.

Victor menjelaskan, TMMN ke-105 ini pihaknya melibatkan 150 personil TNI dan swadaya masyarakat. Sesuai kesepakatan dengan wali nagari, masing-masing jorong mengirim 20 warganya untuk ikut bergotong royong.

"Setiap harinya kita mendapatkan bantuan tenaga dari masyarakat mencapai 100 orang perhari," jelasnya.

Victor menyebutkan, selain pembukaan jalan, pihaknya juga melakukan rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak lima unit ... Baca halaman selanjutnya