Akses Selingkar Danau Maninjau Terputus, BPBD Agam Gunakan Perahu Angkut Anak Sekolah

"Jalan belum bisa dilewati karena material longsor belum dibersihkan. Dua unit perahu kita siagakan"
BPBD Agam siagakan perahu sebagai pengganti transportasi pasca jalan tertimbun longsor (Dokumentasi BPBD Agam)

AGAM, KLIKPOSITIF -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam menyiagakan perahu sebagai transportasi pasca putusnya jalan tertimbun longsor Kamis malam di Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya.

Petugas Pusdal Ops BPBD Agam, Lukman mengatakan, sesuai instruksi Kalaksa BPBD Agam, dua unit perahu disiagakan sebagai akses masyarakat dan anak-anak untuk pergi sekolah.

"Jalan belum bisa dilewati karena material longsor belum dibersihkan. Dua unit perahu kita siagakan," kata Lukman.

BPBD Agam, Dinas PUTR dan pihak terkait lainnya melakukan pembersihan material longsor Jumat pagi.

Sebelumnya diberitakan, akses jalan di Batu Bagantuang, Jorong Galapuang, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam-Sumbar terputus karena tertimbun material longsor, Kamis 18 Juli 2019 sekitar pukul 21.50 WIB.

Longsor terjadi di dua titik di selingkar Danau Maninjau tepatnya kawasan Batu Bagantuang. Material longsor menutupi jalan sepanjang 30 meter dengan ketinggian 5 meter.

Longsor yang dipicu hujan deras tersebut membawa bebatuan dan kayu dari atas bukit.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun sejumlah masyarakat di Jorong Galapuang dikabarkan mengungsi ke tempat yang lebih aman untuk menghindari longsor susulan.