Kejar Predikat SAKIP A, Wako Payakumbuh Minta Jajarannya Pacu Kinerja

"Jadi program atau kegiatan tidak usah banyak-banyak. Saya minta tahun ini nilai SAKIP kita A. Kenapa? Karena kinerja dan prestasi kita diukur dari sini. Referensi kita bukan daerah di Sumbar lagi, tapi pulau Jawa atau daerah top nasional"
Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi. (KLIKPOSITIF/Taufik Hidayat)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF -- Wali Kota Payakumbuh, Riza Falepi mengingatkan Aparat Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh untuk terus memacu kinerja guna mengejar predikat Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) A.

Pada penilaian SAKIP tahun lalu, Kota Payakumbuh memperoleh SAKIP BB dengan skor 71,66. Dan Riza Falepi mengingatkan jajaran ASN di daerahnya untuk fokus mengurangi program melalui penggabungan program yang punya outcome dan sasaran yang sama agar terwujud efektifitas dan efisiensi anggaran.

"Jadi program atau kegiatan tidak usah banyak-banyak. Saya minta tahun ini nilai SAKIP kita A. Kenapa? Karena kinerja dan prestasi kita diukur dari sini. Referensi kita bukan daerah di Sumbar lagi, tapi pulau Jawa atau daerah top nasional," kata Riza Falepi, Jumat (19/7).

Dijelaskannya, meraih prediket SAKIP A tersebut sejalan dengan instruksi Presiden Jokowi dalam pidato penyampaian visi dan misi presiden dan wakil presiden terpilih, beberapa waktu lalu.

"Pidato Presiden Jokowi kemarin jelas bahwa beliau akan total melakukan reformasi birokrasi. Nah, salah satu ukuran reformasi birokrasi adalah SAKIP. Sebetulnya SAKIP kita sudah bagus, sudah jadi Top di Sumbar, cuma masih BB belum dapat A," tegas fungsionaris PKS .

Dalam rangka mempercepat pencapaian nilai SAKIP A tersebut, walikota juga akan memperbanyak zona integritas (ZI) di sejumlah perangkat daerah. Dikatakan, saat ini nilai ZI Payakumbuh baru B dengan indeks reformasi birokrasi 61,69.

"Untuk indeks RB kita masih peringkat tiga di Sumbar. Tahun ini kita akan genjot dengan memperbanyak zona integritas, misalnya di MPP, Dinas Dukcapil, seluruh kecamatan dan beberapa kelurahan sampel. Semoga dengan itu indeks RB kita bisa jadi yang tertinggi di Sumbar," pungkasnya. (*)