DTPHP Pastikan Hewan Kurban di Pasbar Bebas dari Penyakit

"DTPHP Pasbar telah memeriksa hewan kurban sebelum dipotong"
Pemotongan hewan kurban di Pasbar (KLIKPOSITIF/Irfan Pasaribu)

PASAMAN BARAT, KLIKPOSITIF -- Dinas Tanaman Pangan Hoktikultura Dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) mencatat ada sebanyak 1.215 ekor hewan kurban yang tersebar di sebelas kecamatan yang ada di daerah tersebut.

"Seluruh hewan kurban tersebut telah dilakukan pemeriksaan kesehatannya terlebih dahulu, sebelum dilakukan pemotongan di hari Raya Idul adha 10 Dzulhijah 1440 H ini," kata Kepala DTPHP Kabupaten Pasaman Barat, Sukarli di Simpang Empat, Minggu (11/8).

Menurutnya, pemeriksaan itu perlu dilakukan, untuk memastikan bahwa daging hewan yang di kurban kan bebas dari penyakit.

Sebab, jika terhadap hewan qurban yang sudah di sembelih ditemukan cacing hati nantinya (fasciola), maka dagingnya tidak layak dikonsumsi oleh manusia dan harus dikubur karena akan menimbulkan penyakit.

"Oleh karena itu, agar tidak terjadi kerugian harus dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu, agar nantinya hewan kurban yang akan disembelih benar-benar sehat dan layak dagingnya dikonsumsi," jelasnya.

Disamping itu, bagi hewan qurban cacat tidak dibolehkan untuk dijadikan kurban sebab tidak memenuhi syarat. "Hewan cacat tidak boleh di jadikan kurban, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2014," imbuhnya.

Diterangkan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban dijauh hari diberbagai tempat penampungan hewan kurban. Agar kesehatan hewan kurban di seluruh wilayah Kabupaten Pasbar dipastikan bebas dari penyakit," terangnya.

Dia merinci hewan kurban yang telah dilakukan pemeriksaan ada sebanyak 1.215 ekor yang terdiri dari, Sapi sebanyak 1,178 ekor, Kerbau sebanyak 15 ekor dan Kambing sebanyak 22 ekor.

Di hari raya idul adha 1440 H kali ini, hewan kurban terbanyak tercatat di Kecamatan Lembah Melintang ada sebanyak 237 ekor. Selanjutnya disusul  oleh Kecamatan Kinali sebanyak 197 ekor dan Kecamatan Pasaman sebanyak 158 ekor.

[Irfan ... Baca halaman selanjutnya