Pasaman Barat Akhirnya Terbebas dari Status Tertinggal

"Untuk Sumatera Barat ada tiga kabupaten yang terdata masih tertinggal yaitu Solok Selatan, Kepulauan Mentawai dan Pasaman Barat."
Setdakab Pasbar, Yudesri saat menyampaikan amanatnya saat apel gabungan dihalaman Kantor Bupati Pasbar. (istimewa)

PASAMAN BARAT, KLIKPOSITIF -- Berdasarkan Perpres 131 tahun 2015 lalu Pasaman Barat (Pasbar) ditetapkan sebagai salah satu daerah tertinggal dari 121 kabupaten lainnya di Indonesia. Namun, pada 31 Juli 2019 berdasarkan Keputusan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi nomor 79 Pasbar terentaskan dari daerah tertinggal.

"Tentunya semua ini dapat kita raih berkat kerjasama semua pihak yang saling membantu bekerja sama, berkolaborasi dan bersinergi dengan baik untuk melaksanakan program yang terarah dan tepat sasaran," sebut Setdakab Pasbar, Yudesri.

Dia melanjutkan, berdasarkan Perpres 131 tahun 2015 Pasbar masuk sebagai daerah tertinggal dengan 121 Kabupaten lainnya di Indonesia. Untuk Sumatera Barat ada tiga kabupaten yaitu Solok Selatan, Kepulauan Mentawai dan Pasaman Barat.

Sementara Kabupaten Pasaman Barat dan Kabupaten Solok Selatan berhasil dientas di Provinsi Sumbar, sedangkan Kabupaten Kepulauan Mentawai masih menyandang status daerah tertinggal. Dijelaskan, suatu kabupaten ditetapkan sebagai daerah tertinggal ditetapkan berdasarkan enam kriteria yaitu, perekonomian masyarakat, Sumber Daya Manusia, sarana dan prasarana, kemampuan keuangan daerah, aksesibilitas dan karakteristik daerah.

"Makanya kita perlu bersyukur dan berbangga. Namun, kita jangan terlena, terus lakukan perbaikan dan semangat di dalam bekerja demi mewujudkan Pasbar yang maju," tegas Yudesri.

"Terimakasih yang sebesar-besarnya atas semua upaya keras dan kegigihan kita bersama, semoga akan tercatat sebagai amal ibadah bagi kita semua," imbuh Yudesri.

[Irfan Pasaribu]