Harga Cabai Merah Masih Tinggi di Padang, Pembeli Minta Pemda Turun Tangan

"Saya beli biasanya Rp60 ribu per kg, tapi sekarang malah naik lagi. Saya kaget, kok sampai naik Rp70 ribu"
Cabai merah (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir )

PADANG, KLIKPOSITIF - Pasca hari raya kurban, harga cabai merah masih tinggi. Di Pasar Nanggalo Siteba, Kota Padang Padang, harga Rp70 ribu hingga Rp80 ribu per kilogram (kg). Padahal sebelumnya masih dikisaran Rp60 per kg.

Pasokan yang tidak banyak menjadi penyebab kembali harga merangkak naik dibandingkan seminggu sebelum hari raya. "Saya beli biasanya Rp60 ribu per kg, tapi sekarang malah naik lagi. Saya kaget, kok sampai naik Rp70 ribu," kata Nila (37) pembeli di Pasar Nanggalo Padang, Selasa, 13 Agustus 2019.

Marniati berharap, pemerintah daerah segera mengambil langkah agar dampaknya tidak terus dirasakan masyarakat. Karena selain harga cabai merah yang mahal, komoditas tersebut yang dijual di pasaran juga sulit diperoleh masyarakat.

"Kalau seperti ini terus, kan susah. Bisa-bisa kota tidak makan cabai merah saja lagi. Selain harganya mahal, cabai ini juga sulit didapatkan di pasaran, alasan pedagang pasokan berkurang lah, ini lah, itu lah," keluh Marniati.

Sementara, seorang pedagang, Ema mengaku, tingginya harga cabai karena sulit diperoleh dari petani. Sebab, pasokan cabai dari luar daerag menurun. Hal ini dipengaruhi cuaca buruk, akibatnya, pasokan cabai dari Pulau Jawa dan Medan sedikit didistribusikan ke Kota Padang.

"Seminggu mau hari raya Idul Adha harga cabai perpacu-pacu naik karena memang pasokannya tidak banyak, sementara permintaan cukup tinggi," ucap pedagang di Pasar Nanggalo.

Menurut Ema, pasokan cabai di Pasar Nanggalo sebagian besar dari Pulau Jawa dan Medan, sedangkan cabai produksi lokal didistribusikan ke luar daerah. Dia menyebut, kenaikan harga tidak hanya terjadi pada cabai merah, tetapi juga terjadi pada komiditas yang lainnya.

"Cabai rawit yang sebelumnya hanya Rp40 ribu per kilogram sekarang menjadi Rp70 per kg," jelasnya. (*)