BNI Dampingi BUMDes Kota Pariaman

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

PARIAMAN, KLIKPOSITIF -- Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kota Pariaman - Sumbar diberi pendampingan oleh BNI Kantor Wilayah Padang untuk mengelola keuangan usahanya. Perihal itu merupakan siasat BNI dalam pemberdayaan desa.

Dikesempatan itu, Firmansyah, Wakil Pimpinan BNI Wilayah Padang lakukan sosialisasi mesin EDC atau anjungan tunai mandiri mobile kepada BUMDes Kota Pariaman. Selain itu juga memberikan mesin EDC.

"Ini merupakan salah satu langkah BNI untuk mempersiapkan pemberdayaan desa," kata Wakil Pimpinan BNI Wilayah Padang Firmansyah saat penyerahan dan sosialisasi mesin EDC atau anjungan tunai mandiri mobile kepada BUMDes Kota Pariamandi Pariaman, Selasa 2p Agustus 2019.

Baca Juga

Diperjelasnnya, demi keuntungan bagi Bumdes, pihaknya memberi pemberdayaan tersebut. Caranya mulai dari pengawalan hingga manajemen usaha.

"Selanjutnga Bumdes diharapakan bisa mandiri, mengelola keuangan sendiri yang dapat bermanfaat bagi warga desa," kata Firman.

Dia mengulas, pendampingan serupa telah dilakukan di berbagai daerah. Untuk Kota Pariaman baru ini yang pertama.

"Pendampingan serupa juga telah kami lakukan di daerah lain. Untuk Pariaman baru kali ini," ulasnya.

Dibeberkannya juga, seperti contoh Bumdes yang ada di Jambi. "Telah kami beri pendampingan dan sekarang telah mandiri, bahkan pendapatan Bumdes tersebut satu tahun senilai 500 juta rupiah," sebutnya.

Diungkapnya, Bumdes di Jambi tersebut tepatnya Sungai Penuh, mereka mengelola sektor wisata.

"Untuk itu, kami harap Pariaman juga mampu, maka untuk membantu Bumdes dalam akuntansi keuangan kami beri mesin anjungan tunai mandiri mobile. Gunanya jelas, supaya pendapatan langsung masuk ke bank dan tercatat dengan rapi," jelas dia.

Sementara itu, Genius Umar, Wali Kota Pariaman dalam kesempatan yang sama berucap untuk tahun depan pihaknya juga fokus dalam memperdayaan dana desa sebagai pendorong ekonomi warga.

Genius mengakui, selama kepemimpinannya sektor ekonomi fokus pada infrastruktur. "Untuk tahun depan kami fokus sektor usaha warga, bukan infrastruktur lagi, " kata Genius.

Lebih lanjut dikatakannya, bukan selama ini Pemko tidak menanggapi soal kesejahteraan warga dengan dana desa.

"Cuma ini tahapan kami, infrastruktur dibenahi lebih dulu. Selanjutnya dana desa akan diprioritaskan pada kesejahteraan ekonomi warga sebab infrastruktur kami nilai, sekarang sudah lebib baik, " jelas Genius.

[Rehasa]

Video

Kakek yang Viral Beli Obat dengan Uang Mainan Akan Segera Umrah

YouTube channel KlikPositif.com

Penulis: Iwan R