Supervisor: Ini Catatan Untuk Perbaikan Haji Tahun Mendatang

"agar kegiatan manasik haji perlu dimaksimalkan, baik itu dari segi silabus, dan kompetensi narasumber manasik yang memenuhi syarat."
Ilustrasi (Setkab)

KLIKPOSITIF -- Prosesi puncak pelaksanaan ibadah haji di Arafah,Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) selesai dan berjalan dengan lancar. Jemaah haji pun sudah ada yang kembali ke Tanah Air.

Seiring selesainya pelaksanaan haji, Supervisor tim pemantau Inspektorat Jenderal, M.Thambrin mengungkapkan catatan agar memperkuat proses manasik haji.

Adapun pengawasan dan audit dilakukan dalam pelaksanaan akomodasi, transportasi dan katering sejak tahap persiapan atau pra keberangkatan jemaah, termasuk proses manasik haji.

Ia memandang, bahwa layanan katering, akomodasi, transportasi yang diperoleh jemaah haji Indonesia pada umumnya telah berjalan dengan baik.

Namun dia memberikan masukan, agar kegiatan manasik haji perlu dimaksimalkan, baik itu dari segi silabus, dan kompetensi narasumber manasik yang memenuhi syarat.

Demikian juga dengan pemilihan ketua kloter, pembimbing ibadah, dan petugas kloter yang akan menentukan proses peribadatan jemaah haji.

"Ini yang perlu penguatan manajemen, penguatan pelaksanaan ibadah terutama manasik hajinya," ujarnya.

Terlebih tahun 2020 mendatang telah dicanangkan Menteri Agama sebagai tahun peningkatan kualitas manasik haji. (*)