Terus Menyusut, Berapa Luas Lahan Pertanian di Kota Padang Saat Ini?

"Kebanyakan bangunan berbentuk melebar dan memakan banyak tempat sehingga lahan pertanian menjadi berkurang"
Ilustrasi (KLIKPOSITIF/Haswandi)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Dinas Pertanian Kota Padang masih belum mencatat data lahan pertanian yang ada di 11 Kecamatan yang ada pada tahun 2019.

"Dari yang kami lakukan pendataan baru di tiga Kecamatan yang ada di Kota Padang untuk lahan pertanian pangan berkelanjutan," ujar Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Syauful Bahri.

Ia mengatakan, untuk lahan pertanian pangan berkelanjutan di tiga kecamatan itu seluas 3.400 hektare dan belum dimasukkan delapan kecamatan lainnya.

"Kami baru melakukan pendataan di tiga kecamatan saja di Kecamatan Kuranji, Bungus Teluk Kabung dan Koto Tangah," lanjutnya.

Menurutnya, untuk lahan pertanian di Kota Padang setiap tahunnya terjadi penyusutan. Tapi ia tidak menjelaskan secara detail jumlah penyusutan tersebut.

"Kalau untuk data lahan pertanian di Kota Padang ini selalu ada. Jangankan dalam rentang waktu 20 tahun, sekarang saja datanya sekian hektare, besok kemungkinan bisa berubah," lanjutnya.

Menurutnya, hal tersebut akan membuat impian terkait Smart Green City di Kota Padang akan susah untuk diwujudkan.

"Jika dibandingkan dengan Jepang yang benar-benar Smart Green City, kita sangat jauh. Karena di sana gedungnya menjulang tinggi, tidak melebar," lanjutnya.

Sementara untuk di Kota Padang sendiri, kebanyakan bangunan berbentuk melebar dan memakan banyak tempat sehingga lahan pertanian menjadi berkurang.

"Kami akan menyelesaikan untuk data lahan pertanian ini pada Oktober mendatang, karena untuk jumlahnya saat jni masih rancu," sambungnya.

Ia berharap agar lahan pertanian di Kota Padang tidak lagi terjadi penyusutan, sehingga untuk ketahanan pangan bisa dimanfaatkan dari lahan yang ada.

[Halbert Caniago]